
BATURAJA-Persatuan Purnawirawan ABRI Ogan Komering Ulu (OKU) mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat untuk memberikan masukan terkait pelayanan pemerintah yang dirasa masih perlu dibenahi.
“Kedatangan kami (Pepabri) ke disini (DPRD), selain silaturahmi juga memberikan masukan terkait pelayanan publik termasuk juga di bidang kesehatan,” ujar Wakil Ketua Pepabri OKU, Kapten Inf Purn Darmawan saat ditemui di Ruang Banmus/Banggar DPRD OKU, Senin (17/10).
Menurut dia, ini bentuk kontribusi mereka untuk meningkatkan pembangunan di Bumi Sebimbing Sekundang. DPRD sebagai wakil rakyat, tempat yang tepat untuk menjembatani warga menyampaikan aspirasi mengenai pelayanan dan pembangunan di daerah.
“Dewan ini kan wakil kita, dan mereka berhubungan langsung dengan pemerintah. Kalau kami mungkin kurang pas, dan tidak terlalu didengarkan. Sementara, jika anggota dewan pasti didengar karena dalam membahas kebijakan selalu bersama,” terang mantan anggota DPRD OKU Fraksi ABRI periode 1997 tersebut.
Dia tidak memungkiri saat ini banyak terjadi kemajuan dalam sektor pembangunan di OKU. Namun demikian, tetap banyak yang perlu ditingkatkan, terutama dalam sektor layanan publik. Dalam kesempatan ini, pihaknya juga mengkritisi rumitnya proses administrasi untuk mendapatkan pelayanan BPJS kekesehatan.
“Seharusnya sekarang ini lebih mudah dalam mendapatkan pelayanan. Ganjalan-ganjalan ini, yang juga kita harapkan kepada anggota dewan untuk disampaikan ke pemerintah agar masyarakat termasuk kami, yang merupakan (pensiunan tentara) dapat terlayani dengan baik,” ucapnya.
Badan Kehormatan Pepabri OKU, Letkol Inf Purn H Benyamin dalam kesempatan ini juga menyinggung terkait keamanan, ketertiban dan ketentraman masyarakat yang dirasakan masih sangat memprihatinkan. Begitupun untuk penataan arus lalu lintas di pasar-pasar tradisional di Baturaja, juga tidak tertata dengan baik. Kemudian, tempat hunian rumah kos/kontrakan juga banyak terjadi penyalahgunaan bahkan dijadikan tempat penyalahgunaan narkoba.
“Keinginan purnawirawan untuk berbuat itu sangat tinggi. Tapi kemampuan terbatas. Karenanya, dalam kesempatan ini kami sampaikan ke para anggota dewan untuk menyikapi dan disampaikan ke pihak terkait,” tambahnya sembari mengatakan, sebagai purnawirawan ABRI, untuk berkontribusi secara langsung diakui tidak mampu lagi, melainkan sekedar masukan dirasakan masih ada garam walau sedikit.
Sementara, Ketua Komisi I DPRD OKU, Yopi Sahrudin bersama anggota dewan yang menerima kunjungan Pepabri mengaku sangat mengapresiasi langkah pepabri demi peningkatan pembangunan di daerah ini. “Semua yang disampaikan kami terima dan menjadi masukan positif bagi kami guna menunjang tugas dan kewenangan sebagai wakil rakyat di legislatif,” katanya.
Politisi Partai Demokrat ini melanjutkan, masukan-masukan yang bersifat teknis akan dikoordinasikan dengan instansi terkait, terutama menyangkut pelayanan BPJS kesehatan yang tidak dipungkiri masih kurang baik. “Yang jelas semua permasalahan, akan kita inventarisir dan tentunya menjadi bahan kajian bersama untuk mewujudkan OKU tertib, aman dan tentram,” tandasnya. (ibr)

















