PALEMBANG, fornews.co – Meski menuai hasil positif pada laga uji coba kontra Pagaralam Selection, Kamis (28/12) sore, namun masih ada beberapa catatan dari Pelatih Sriwijaya FC (SFC) Rahmad Darmawan mengenai performa tim asuhannya.
Menurut RD, pada laga uji coba hari ini dirinya menambahkan poin penilaian yaitu organisasi tim ketika harus melakukan pressing kepada lawan. Dari tiga babak yang dimainkan Makan Konate dkk secara bergantian, di babak terakhir RD menerapkan taktik berbeda.
“Kalau babak satu dan dua, pemain kita mulai pressing di tengah lapangan. Tapi di babak ketiga pressing mulai dari wilayah pertahanan lawan. Secara umum berjalan baik tapi ada beberapa kebocoran organisasi tim, terutama setelah tim menyerang melalui set piece seperti corner kick atau free kick,” ujar RD usai laga.
Diterangkan RD, dirinya mencatat setidaknya ada empat kali lawan bisa melakukan counter attack setelah Konate dkk terlambat kembali ke posisi usai melakukan set piece.
“Ini yang akan saya benahi, karena hal itu tidak boleh terjadi saat kompetisi. Sebab dengan lawan yang punya kualitas selevel dengan kita, tentu akan sangat berbahaya,” tutur pelatih 51 tahun ini.
Meski demikian, secara umum RD cukup puas dengan peningkatan performa anak asuhnya. Kemampuan Konate dkk ketika menguasai bola semua berjalan baik.
“Penguasaan bola dan efektivitas penyelesaian setiap peluang semua cukup baik,” pungkasnya.
Dari lapangan pertandingan, SFC sukses menggunduli Pagaralam Selection dengan skor 8-0. Pada laga yang digelar dalam format 3×30 menit, SFC telah unggul 4 gol di babak pertama. Bintang SFC Manuchehr Dzhalilov berhasil mencatatkan hattrick. Pemain berpaspor Tajikistan itu membobol gawang Pagaralam di menit 4, 7 dan 23. Satu gol lainnya disumbangkan Adam Alis melalui eksekusi tendangan bebas beberapa meter di depan kotak penalti di menit 19.
Di awal babak kedua, RD merotasi pemain di lini pertahanan. Di pertengahan babak kedua, RD melakukan pergantian di lini tengah. Bahkan mantan pelatih timnas Indonesia U23 ini terpaksa menarik keluar Mahamadou N’diaye di menit 21 karena mengeluh sakit usai berbenturan dengan pemain lawan.
Pada babak ini SFC menambah dua gol melalui penalti Makan Konate di menit 25 dan gol Dzhalilov di menit 28.
Di babak terakhir, dua gol Manda Cingi masing-masing menit 12 dan 24 menutup laga yang diwarnai hujan cukup deras. (ije)
















