JOGJA, fornews.co — Bea Cukai Jogjakarta menegaskan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan publik guna memperkuat pengawasan kepabeanan dan cukai.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan Media Gathering bersama insan pers yang digelar Selasa, 20 Januari, diikuti perwakilan media online, cetak, radio, dan televisi.
Forum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang dialog antara Bea Cukai Jogja dan media untuk menyampaikan kinerja, tantangan, serta arah kebijakan ke depan.

Pelaksana Harian Kepala Kantor Bea Cukai Jogja (BEJO), Imam Sarjono, menyebut Sepanjang 2025, kinerja penerimaan Bea Cukai Jogja melampaui target.
“Realisasi penerimaan negara mencapai Rp858,98 miliar dari target Rp803 miliar atau sekitar 106,97 persen. Capaian ini merupakan hasil sinergi seluruh pemangku kepentingan di wilayah DIY,” ungkapnya.
Dijelaskan, bahwa Bea Cukai memiliki peran strategis sebagai pengumpul penerimaan negara, pelindung masyarakat, fasilitator perdagangan, serta pendamping industri.
Tidak hanya fokus pada penerimaan, pengawasan juga menjadi prioritas. Selama 2025, Bea Cukai Jogja telah mencatat 217 penindakan terhadap pelanggaran kepabeanan dan cukai.
Penindakan tersebut mulai dari hasil tembakau ilegal, minuman mengandung etil alkohol, hingga narkotika dan barang terlarang lainnya.
Salah satu penindakan menonjol adalah pengungkapan narkotika dengan modus sabu cair yang disamarkan dalam tisu basah serta metode penyelundupan dengan cara ditelan.

Memasuki 2026, Jogja menjadi embarkasi dengan skema baru. Hal ini menjadi perhatian Bea Cukai Jogja diarahkan pada dukungan penyelenggaraan ibadah haji.
Pemeriksaan barang bawaan jemaah akan dilakukan dengan prinsip kemudahan, kepastian layanan, serta pendekatan yang lebih humanis.
“Layanan haji menjadi perhatian utama kami. Kami ingin memastikan proses keberangkatan dan kepulangan jemaah berjalan cepat, transparan, sesuai aturan, namun tetap nyaman,” tegas Imam.
Melalui Media Gathering, Bea Cukai Jogja juga mengajak media untuk terus menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan edukatif kepada masyarakat.
Dengan kolaborasi yang kuat, pihaknya berharap pemahaman publik terhadap fungsi Bea Cukai semakin meningkat dan kualitas pelayanan publik terus membaik.
















