PALEMBANG, fornews.co – Perserang Serang gagal mencuri poin dari Sriwijaya FC. Laskar Singandaru menyerah 0-1 dari Laskar Wong Kito.
Sebenarnya Perserang mampu mengimbangi Sriwijaya. Bahkan barisan penyerang Sriwijaya sempat dibuat frustrasi karena kesulitan menembus pertahanan Perserang. Namun sayang, benteng Perserang roboh di menit 41 akibat salah antisipasi dari kiper Galih Firmansyah. Bola umpan dari Yericho Christiantoko yang memantul tanah justru melesat ke pojok atas gawang yang tak terjangkau lagi.
“Pertandingan tadi main cukup bagus. Walaupun ada kesalahan-kesalahan tapi bukan prinsip. Ada kesalahan pemain itu biasa di pertandingan. Tapi kita tidak menduga sama sekali kemasukan gol seperti tadi,” ujar Pelatih Perserang Serang Jaya Hartono pada post match press conference di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Minggu (23/06).
Meski kalah, Jaya mengaku bangga dengan penampilan anak asuhnya di pertandingan tadi. Bermain tandang, Hari Habrian dkk berani tampil menyerang.
“Secara tim cukup bagus, anak-anak berani keluar menyerang. Bahkan setelah tertinggal di babak pertama, di babak kedua hampir 30 menit kita menguasai pertandingan dan ciptakan beberapa peluang. Sayangnya tidak ada peluang yang berbuah gol,” katanya.
Menurut Jaya, pada pertandingan tadi permainan Perserang sudah menunjukkan ciri khas bola pendek untuk menerobos pertahanan lawan.
“Kami sudah bermain dengan cara kami. Dari kekalahan ini diharapkan bisa jadi pelajaran. Permainan ini akan dipertahankan dengan bola-bola pendek,” tuturnya.
Sementara itu, Kapten Perserang Serang Idang Novriza Ali menambahkan, gol yang terjadi tadi tidak terlepas dari adanya miskomunikasi antarpemain.
“Saya akui (gol terjadi) ada miskomunikasi antarpemain, khususnya saya sebagai stopper dengan rekan lainnya. Kesalahan dasar sih itu tadi.
Evaluasinya kita lebih fokus lagi. Ini jadi pelajaran buat kedepan lebih baik,” tukasnya. (ije)
















