
SURABAYA, fornews.co – Sebanyak 30 pekerja Koran Sindo Jatim, menggelar aksi di kantor biro Jawa Timur, di kawasan Rungkut Surabaya, Selasa (04/07).
Mereka memprotes pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak dan batalnya perundingan bipartit hari ini. PHK tersebut setelah PT Media Nusantara Infomasi (PT MNI) menutup biro koran Sindo di Jawa Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, Medan, Palembang, Manado dan Makasar.
Di Biro Jatim, ada 37 pekerja mendapat surat PHK sebelum Hari Raya Idul Fitri, sedangkan 5 karyawan dimutasi sepihak ke Jakarta. Salah satu jurnalis Koran Sindo, P Juliatmoko, menjelaskan, seluruh pekerja yang dipecat menerima undangan Senin kemarin, untuk berunding dengan manajemen pada hari ini dan Rabu besok.
Namun setelah menanti hingga siang, ternyata manajemen batal hadir. Padahal seluruh pekerja dari berbagai daerah di Jatim telah berdatangan di kantor biro. “Katanya manajemen dipanggil oleh HT (Hary Tanoesoedibjo),” kata jurnalis yang sudah 11 tahun bekerja untuk wilayah Jember ini kepada FSPMI. Jadwal bipartit pun ditunda Rabu besok.
Arie Yoenianto, wartawan Koran Sindo Jatim menganggap PHK itu tidak sah. Ia menyebutkan, untuk Biro Jatim, ada 44 karyawan di PHK. “Dari total 54 karyawan, ada 5 yang dipertahankan, 5 orang dimutasi, sisanya terkena PHK,” beber Arif, yang sudah 10 tahun bekerja di anak perusahaan MNC Group ini.
Menurutnya, pihak perusahaan sudah melanggar 3 hal. Pertama adalah manajemen tak pernah menjelaskan kondisi perusahaan, yang kedua tiba-tiba dikirimkannya surat PHK padahal belum ada dialog, dan ketiga soal surat dan tahapan Bipartit ini. Sebelum surat PHK dikirimkan pada 23-24 Juni lalu, Arie mengatakan, pihak managemen sudah melakukan perundingan pada 7 Juni, namun pembahasan pertemuan itu menurutnya masih global, pembahasan akan dilanjutkan di perundingan selanjutnya.
“Pihak managemen menjanjikan pertemuan lanjutan dua minggu setelahnya, namun hingga batas maksimal pertemuan 21 Juni tidak ada pertemuan sama sekali,” tukas Arie. (ibr/FSPM Independen)

















