
PALEMBANG, fornews.co-Partai Demokrat Sumsel sengaja belum membuka penjaringan bakal calon Gubernur (Balongub)Sumsel untuk pilkada 2018. Hal itu, lantaran partai berlambang mercy itu lebih memilih fokus pada pilkada tingkat kabupaten/kota.
“Sambil menunggu perintah pusat, Demokrat Sumsel lebih fokus pada penjaringan pilkada kabupaten/kota. Karena ada sembilan daerah dan memang ada kader Demokrat yang maju,” ujar Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumsel MF Ridho, Selasa (04/07).
Ridho mengungkapkan, pihaknya memang mendahulukan pilkada kabupaten/kota, lantaran nanti akan ada verifikasi dan survey, yang membutuhkan konsentrasi. Kemudian, nanti semua hasilnya akan dibahas lagi di tingkat DPD. “Kalau ditingkat kabupaten/kota sudah dilalui, Pilgub bisa lebih fokus lagi dan tidak tumpang tindih. Lagipula tidak ada masalah, sepanjang pendaftaraan itu tidak melampai batas waktu yang ditetapkan KPU,” ungkapnya.
Apalagi, jelas Anggota Komisi V DPRD Sumsel itu, nanti ada lima kader Demokrat yang ikut pilkada pada tingkat kabupaten/kota, yakni Ahmad Yani (Muaraenim), Muchendi Mahzareki (OKI), Cik Ujang (Lahat), H Ali Mahmudi (Banyuasin), dan Harnojoyo (Palembang).
“Targetnya ya semaksimal mungkin. Walau target dari DPP di bawah itu. Mudah- mudahan, kalau targetnya tinggi hasilnya menggembirakan. Kalau untuk peluang, semuanya berpeluang. Tapikan, tetap mengikuti mekanisme partai dan mengacu pada survei yang lembaganya di rekomendasikan Partai Demokrat,” jelasnya.(tul)

















