PALEMBANG, fornews.co – Bakal calon wakil wali kota (bacawawako), Prima Salam memberi respons terhadap munculnya sejumlah opini yang menyebut pasangan Ratu Dewa-Prima Salam (Dewa Prima) sulit mendapat partai pengusung untuk maju pada Pilkada Palembang 2024.
Menurut Prima, Insya Allah koalisi Partai Gerindra dengan beberapa partai politik (parpol) lainnya akan segera turun.
“Soal tanggalnya, itu tergantung dari DPP masing-masing. Namun yang jelas, sebelum tanggal pendaftaran pasangan bakal calon kepala daerah di KPU, Insya Allah B1 KWK nya sudah siap,” ujar dia.
Ketua DPC Partai Gerindra Kota Palembang itu mengatakan, bahwa untuk dukungan partai pasangan Dewa Prima Insya Allah lebih dari 20 persen.
“Pokoknya akan ada partai, saya belum mau menyebut nama partainya. Jadi lebih baik ditunggu saja,” kata dia.
Anggota DPRD Sumsel periode 2024-2029 terpilih itu menegaskan, pasangan Dewa Prima Insya Allah tidak akan goyah lagi. Soal adanya polemik-polemik saat ini, namanya pesta demokrasi, tentu ada opini-opini masyarakat dan pihak-pihak yang ingin melihat bergeliatnya Pilkada Palembang 2024 ini.
“Sekarang yang jelas rekomendasi Partai Gerindra ada 8 kursi, Insya Allah ke depan ada beberapa (partai) yang akan mengeluarkan rekomendasinya untuk pasangan Ratu Dewa-Prima Salam,” tegas dia.
Prima mengungkapkan, terlepas dari hal itu, saat ini mereka lebih memilih fokus pada penguatan ranting partai, akar rumput partai dan para pendukung.
Terlebih, visi dan misi prioritas Ratu Dewa-Prima Salam sudah sangat jelas, ada penanggulangan banjir, akan membuat satgas percepatan penanggulangan banjir.
“Kemudian, menghilangkan kumuhnya Kota Palembang, pembenahan infrastruktur, penurunan angka kemiskinan, dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap dia.
Terkait jumlah pasangan bakal calon yang lebih dari dua pasang, Prima menuturkan, hal yang jelas semuanya sudah terproses seusai dengan takdir masing-masing dan Insya Allah tanggal 27 November 2024 mendatang nama yang menjadi kepala daerah ini sudah ada.
“Itu Lauhul Mahfuz dari Allah kita tak pernah tahu, dan kita hanya menjalankan prosesnya saja. Karena semua pasangan ini menginginkan Palembang menjadi kota yang lebih baik lagi. Tidak ada yang saling menjatuhkan,” tandas dia. (aha)

















