PALEMBANG, fornews.co – PSMS Medan harus puas berbagi angka dengan Persik Kediri di laga perdana Grup B babak 8 Besar Liga 2 2019. Bermain di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Minggu (10/11) sore, laga kedua tim berakhir 1-1.
Ayam Kinantan bahkan tertinggal lebih dulu dari Macan Putih di penghujung babak I. Sebuah tendangan bebas yang diambil gelandang Persik, Galih Akbar Febriawan, sukses menjebol gawang PSMS yang dijaga Alfonsius Kelvan di menit 45+2.
Memasuki babak II, permainan PSMS membaik. Sejumlah peluang dicetak Legimin Raharjo dkk. Namun pertahanan Persik yang rapat bisa mementahkan serangan PSMS.
Hingga akhirnya PSMS mendapat hadiah penalti usai wasit menilai bek Persik handsball di kotak terlarang. Eksekusi Eki Fauji Saputra di menit 82 sukses menyamakan kedudukan 1-1.
“Kami tidak terlalu baik di babak I sehingga kecolongan melalui set piece. Tapi di babak II permainan membaik dan anak-anak bisa menyamakan kedudukan meski melalui penalti. Ya beginilah, skor 1-1 ini harus kita terima,” ujar Pelatih PSMS Medan Jafri Sastra pada post match press conference di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Minggu (10/11) petang.
Jafri mengakui, pertandingan perdana bukan hal yang mudah bagi hampir semua tim. Dimana saat tim melakukan kesalahan, mental lawan akan meningkat.
“Pertandingan perdana pasti ada masalah, tidak ada yang mudah. Semoga di pertandingan berikutnya anak-anak tidak tampil seperti kali ini,” tukasnya.
Senada disampaikan gelandang PSMS Medan Ilham Fathoni. Menurut Ilham, kesulitan di babak I, PSMS bisa mengendalikan pertandingan di babak II. Meski gagal membukukan kemenangan, namun pemain PSMS mensyukuri 1 poin ini.
“Insyaallah pertandingan kedepan bisa lebih baik,” tutur pemain dengan nomor punggung 97 ini. (ije)

















