PALEMBANG, fornews.co – Sriwijaya FC akan melakoni laga kedua babak 8 Besar Liga 2 2019 menghadapi Mitra Kukar, Rabu (13/11) sore. Laskar Wong Kito mewaspadai kebangkitan Naga Mekes.
Di laga perdana Grup A, Mitra Kukar menyerah dari wakil Sumatra lainnya Persiraja Aceh 0-2. Menghadapi Sriwijaya yang juga dari Sumatra, Mitra Kukar tentu tak ingin kembali menelan kekalahan. Oleh sebab itu, pemain Sriwijaya harus bisa mengantisipasi kebangkitan lawannya ini.
“Kita harus bisa meredam motivasi kebangkitan Mitra Kukar yang dikalahkan Persiraja Aceh di pertandingan pertama. Kita harus lebih tenang dan kerja keras untuk meredam motivasi Mitra Kukar. Karena mereka akan all out meraih kemenangan untuk membuka peluang lolos ke semifinal. Kita sudah punya modal satu kemenangan jadi harus lebih sabar,” ujar Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi usai memimpin latihan di Stadion Jenggolo, Sidoarjo, Senin (11/11) sore.
Menurut Kas, latihan hari ini selain recovery setelah kemarin pemain diliburkan, juga telah dimasukkan materi taktik untuk menghadapi Mitra Kukar.
“Karena kita harus memenangkan pertandingan lawan Mitra Kukar untuk memudahkan langkah lolos ke semifinal. Makanya pemain semuanya harus fokus, konsentrasi, kerja keras, supaya menang dan (memastikan) lolos ke semifinal,” tutur Kas.
Pelatih asal Solo ini menilai Mitra Kukar sebagai tim yang bagus dengan materi pemain berpengalaman. Ada beberapa nama yang berpotensi menyulitkan seperti Atep, Arif Suyono, Ahmad Bustomi, dan Hendra Adi Bayauw.
“Secara komposisi pemain, mereka sama seperti kita. Tinggal lagi dibutuhkan kerja keras di lapangan untuk memenangkan pertandingan,” tegas Kas.
Dari pengamatan yang dilakukan Kas, Mitra Kukar memiliki gaya permainan yang berbeda dengan lawan sebelumnya, Persewar Waropen. Menurut Kas, Mitra Kukar lebih mengandalkan teknik dengan melakukan ball possesion yang dilanjutkan dengan umpan terobosan ke jantung pertahanan lawan.
“Ini yang kita antisipasi dalam latihan. Mudah-mudahan kita bisa kembali meraih kemenangan dan mengamankan tiket semifinal,” tukasnya. (ije)

















