PALEMBANG, fornews.co – Seperti diprediksi sebelumnya, Sriwijaya FC menemui perlawanan sengit Mitra Kukar di laga kedua Grup A babak 8 Besar Liga 2 2019, Rabu (13/11) sore.
Mitra Kukar yang menelan kekalahan di laga perdana dari Persiraja Aceh mencoba mendominasi pertandingan sejak laga dimulai. Pergerakan di sisi sayap yang digalang Hendra Adi Bayauw dan Atep cukup merepotkan barisan pertahanan Sriwijaya. Bahkan Laskar Wong Kito sudah tertinggal sejak menit 21 melalui gol Firli Apriansyah. Dari kemelut di kotak penalti Sriwijaya, bek Mitra Kukar ini menyontek bola yang tak mampu dihalau Galih Sudaryono.
Tertinggal satu gol, Sriwijaya coba meningkatkan intensitas serangan. Namun Mitra Kukar yang lebih siap mampu menghalau setiap serangan yang dibangun. Hingga turun minum skor 0-1 bertahan untuk keunggulan Naga Mekes.
Memasuki babak II, Sriwijaya melakukan beberapa pergantian. Namun hasilnya belum terlihat efektif karena aliran bola lebih sering terputus di tengah lapangan. Hingga akhirnya di menit 81, penetrasi Siswanto ke kotak penalti Mitra Kukar dihentikan dengan dorongan oleh Wiganda Pradika. Siswanto terjatuh dan wasit Parizon asal Sumatra Barat tanpa ragu menunjuk titik putih.
Meski menuai protes pemain Mitra Kukar, namun wasit tetap pada pendiriannya. Ambrizal yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugas dengan mengecoh kiper Mitra Kukar, Gerri Mandagi. Kedudukan kembali imbang 1-1. Di sisa waktu pertandingan tak ada lagi gol tercipta.
Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi bersyukur dengan hasil ini. Meski belum bisa meraih 3 poin, namun Kas mengapresiasi kerja keras pemain di lapangan. Sebab memang pertandingan kontra Mitra Kukar tadi cukup berat.
“Terus terang permainan tadi cukup berat. Di sepanjang babak I kita kalah di tengah. Jadi kita lakukan perbaikan di babak II dengan membenahi lini tengah. Alhamdulillah akhirnya bisa menyamakan kedudukan,” ujar Kas pada post match press conference di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (13/11) petang.
Mengoleksi 4 poin dari dua laga, Kas menyatakan posisi Sriwijaya belum sepenuhnya aman. Sebab perolehan poin Sriwijaya masih bisa dilampaui Persiraja Aceh yang baru bertanding kontra Persewar Waropen malam ini.
“Poin 4 (tiket semifinal) belum di tangan. Tapi kita tetap akan berusaha menjaga peluang lolos ke semifinal hingga pertandingan terakhir,” tegasnya.
Sementara itu, winger Sriwijaya FC Siswanto menambahkan, seluruh pemain harus menjaga semangat dan fokus ke pertandingan berikutnya. Apalagi yang akan dihadapi salah satu tim kuat, Persiraja.
“Semoga semifinal kita bisa lolos dan target (ke Liga 1) tercapai,” tukas pemain bernomor 7 ini. (ije)

















