PALEMBANG, Fornews.co – Viralnya video pemukulan yang dilakukan oknum Ojek Online (Ojol) terhadap kasir minimarket di kawasan Lunjuk Jaya, Palembang, Sumsel membuat PT Gojek Indonesia mengambil keputusan untuk pemutusan kemitraan terhadap oknum tersebut.
Hal ini disampaikan langsung Head Of Regional Corporate Afrais Gojek Sumbagsel, Aji Wihardandi, Senin (09/03).
“Kami telah memutuskan mitra dengan yang bersangkutan. Karena, berdasarkan aturan tidak diperbolehkan untuk melakukan kekerasan apapun alasannya,” katanya.
Dari informasi yang didapatkannya, kejadian ini berawal saat oknum ojol ini mengisi saldo Go-Pay. Namun, terjadi kesalahpahaman sehingga oknum tersebut langsung marah dan melakukan kekerasan dengan menampar kasir tersebut.
Saat ini, oknum ojol ini telah menyelesaikan persoalan tersebut secara pribadi dengan korban. Mengingat, persoalan ini masalah pribadi.
Meski begitu, dirinya mengimbau agar mitra ojol lainnya tidak melakukan tindakan serupa. Jika masih didapatkan maka pihaknya akan melakukan pemutusan kemitraan terhadap oknum ojol tersebut.
“Ini murni antara mitra dan korban tidak ada kaitannya dengan pihak Gojek. Tapi, kami sangat menyesali perbuatan mitra ini,” singkatnya.
Seperti diketahui, Video berdurasi 19 detik yang menampilkan aksi kekerasan oknum Ojek Online (Ojol) di Palembang mendadak viral di media sosial Instagram. Pasalnya, oknum ojol tersebut melakukan pemukulan terhadap kasir minimarket yang berada di kawasan Lunjuk Jaya, Palembang, Sumsel.
Dalam video, oknum ojol ini terlihat kesal dan memukul meja sebanyak dua kali. Tak sampai disitu, oknum Ojol ini pun langsung menampar wajah kasir minimarket yang tengah melayaninya.
Berdasarkan informasi, kejadian ini dikarenakan oknum ojol ingin mengisi saldo Go-Pay. Namun, dikarenakan kesalahpahaman sehingga terjadi aksi kekerasan terhadap korban tersebut. (lim)

















