
BATURAJA, fornews.co – Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU), Herdianto mengemukakan, pungutan liar (Pungli) menjadi satu hambatan untuk kemajuan dan juga bisa memicu kerusuhan.
Atas dasar itu, dirinya bertekad untuk memerangi hal buruk yakni Pungli khususnya di lingkungan tugasnya (Rutan Baturaja). Menurut dia, demikian itu bisa dilakukan dengan terus melakukan pendekatan baik terhadap bawahannya dan juga warga binaan. Selain itu, dirinya juga meminta semua pihak untuk ikut mengawasi.
“Petugas tidak boleh bersikap arogan terhadap warga binaan serta (STOP PUNGLI) apapun bentuk nya. Itu saya tekankan selalu terhadap bawahan saya. Jika masih ada, maka akan langsung saya tindak,” tegas Herdianto, Sabtu (08/07).
Ia membeberkan, saat ini Rutan Baturaja, sendiri mengalami overkapasitas. Penghuni Rutan Baturaja, sudah mencapai 456 tahanan dari kapasitas 226. Mereka didominasi atau 70% kasus narkoba. Sementara yang jaga hanya 4 orang setiap regunya.
“Ini tentu sangat tidak kondusif. Karenanya, kita harus menciptakan rasa nyaman dan aman sehingga mereka dalam menjalani masa tahanan. Tentu kita tidak menginginkan mereka berbuat onar dan juga kabur dari tahanan,” ujarnya.
Sambung Herdianto, Pungli bisa menjadi penyebab malapetaka. Arahan kepada narapidana dan tahanan serta petugas agar wargabinaan dan petugas mentaati peraturan yang ada. Seperti, wargabinaan jangan ajarkan petugas menerima Pungli serta petugaspun jangan lakukan Pungli.
“Kita akan terus mendorong, selama dalam Rutan, warga binaan disibukkan dengan hal positif, seperti pengajian, kerajinan, serta kegiatan seni dan lainya sehingga bisa mengakrabkan antar para wargabinaan sekaligus petugas yang ada. Pastinya ketika bebas, tidak lagi menglangi perbuatan melawan hukum,” harapnya.
Herdianto juga menambahkan, jika semua peraturan itu dilaksanakan oleh warga binaan pasti diberikan haknya yaitu pembebasan bersyarat, cuti bersyarat dan remisi akan. :Tetapi jika sebaliknya, maka mereka tidak akan diberikan itu. Yang akan rugi mereka sendiri kalau tidak mentaati peraturan. Alhamdulillah untuk Rutan Baturaja, saat ini kondusif walau masih banyak kekurangan yang kami hadapi,” terang Herdianto. (gus)

















