SEKAYU, fornews.co – Kekompakan Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumatra Selatan harus terus dijaga agar pembangunan di Sumsel berjalan lancar tanpa hambatan.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumsel Herman Deru saat menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Musi Banyuasin dengan agenda Peringatan Hari Jadi ke-64 Kabupaten Muba di Sekayu, Senin (28/09).
“Di suasana waktu serba terbatas karena pandemi COVID saat ini, kita justru mendapatkan ilmu baru. Kita dituntut kompak berpacu dalam berpikir secara maksimal mencari terobosan baru, inovasi baru. Kalau inovasi dilakukan tidak hanya satu kabupaten, tetapi juga di 17 kabupaten/kota, maka akan menjadi kekuatan bagi Provinsi Sumatra Selatan,” ujar HD.
HD menyampaikan, dari kunjungannya ke pelosok daerah Sumsel, diketahui bahwa Sumsel sangat kaya dengan beragam potensi SDA yang dimiliki oleh masing-masing kabupaten/kota. Meski potensinya tidak sama, jika dikelola dengan baik maka akan menjadi kekuatan yang luar biasa bagi Sumsel.
“Kita tahu kalau potensi sumber energi ada di Muba, potensi pangan ada di Banyuasin dan OKU Timur, pertambangan ada di Lahat dan Muara Enim. Belum lagi potensi di kabupaten/kota lainnya. Karena itu kita harus kompak dalam berbuat, kita harus sama-sama berpikir demi kemajuan Sumatra Selatan,” katanya.
HD pun mengapresiasi Kabupaten Muba yang memperingati hari jadi ke-64. Berbagai kemajuan tampak jelas di Sekayu sebagai ibu kota Kabupaten Muba.
“Kalau boleh jujur, Muba punya taste dalam pembenahan kota. Kota ini tidak begitu besar tapi terlihat sangat modern,” tutur HD.
Bahkan sebagai apresiasi atas kinerja Pemkab Muba dalam melakukan pembangunan untuk kesejahteraan rakyat, Gubernur mengucurkan tambahan Bantuan Gubernur (Bangub) untuk Kabupaten Muba. Semula Kabupaten Muba mendapat alokasi Bangub sebesar Rp36 miliar namun ditambah menjadi Rp50 miliar.
“Selamat ulang tahun yang ke 64 untuk Kabupaten Musi Banyuasin, kabupaten yang membanggakan kita semua karena sumber daya alamnya, karena kinerja pemimpin-pemimpinnya. Kadonya kalau kemarin Bantuan Gubernur Rp36 miliar saya naikkan menjadi Rp50 miliar,” ujar HD.
HD mengharapkan, pada peringatan HUT ke-64 ini, kesejahteraan masyarakat beriringan dengan penurunan angka kemiskinan masyarakat. Dan ini juga berlaku bagi daerah lainnya di Sumsel agar target kemiskinan turun satu digit dapat tercapai. Karena itu menurut HD dibutuhkan akses infrastruktur yang layak termasuk dalam urusan kesehatan dan pendidikan juga harus baik.
“Saya ingin ada kebersamaan kita dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat, seperti contohnya sinyal bagi daerah blank spot. Kita akan sediakan WiFi untuk mempercepat arus informasi di desa-desa,” kata HD.
Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex mengatakan, meski saat ini Muba dihadapkan pada pandemi COVID-19, namun realisasi pembangunan dan capaian prestasi tidak terhenti meskipun ada keterbatasan.
“Banyaknya capaian prestasi dan reward yang diraih ini tentu tidak terlepas dari kerja keras seluruh OPD terkait,” tuturnya. (ije)
















