PALEMBANG, Fornews.co – Jumlah kasus positif di Indonesia khususnya di Sumsel kian meningkat. Tercatat hingga kini kasus positif di Sumsel mencapai 84 orang dengan total pasien yang meninggal yakni sebanyak tiga orang.
Menjelang Bulan Suci Ramadan 1441 Hijriah tentunya hal ini menjadi kekhawatiran sebagian masyarakat khususnya di Sumsel. Karena itu, Dokter Ahli Mikrobiologi Klinik pun memberikan saran agar pelaksanaan Ramadan ditengah wabah Virus Corona atau COVID-19 ini menjadi lancar dan aman serta menjadi tawakal untuk mencegah penyebaran COVID-19.
Dokter Ahli Mikrobiologi Klinik, Prof Yuwono M Biomed mengatakan tidak perlu risau dengan data harian COVID-19 karena menurutnya yang bertambah itu orang yang positif bukan seorang pasien. Di Sumsel sendiri 90 lebih yang positif merupakan seorang yang sehat atau Orang Tanpa Gejala (OTG). Selain itu, juga mulai terlihat pasien yang sembuh atau negatif lebih banyak dibandingkan pasien yang wafat.
“Tak perlu kepo, dapatkan data yang diperlukan saja dan Insyaallah semua orang sudah tahu tentang COVID-19 ini,” katanya, Minggu (19/04).
Selain itu, dirinya juga menyarankan agar masyarakat bersikap tenang dan berpikir positif, jaga kekompakan keluarga, jaga imunitas diri, dan jaga juga kebersihan diri serta lingkungan. Jangan lupa untuk tetap aktif bergerak, bekerja dan bekarya dengan menjaga jarak, etika saat bersih dan batuk serta menggunakan masker saat keluar rumah.
Ingat, lanjut Yuwono, secara ilmiah Pandemi COVID-19 ini akan usai ditentukan oleh 10 persen layanan rumah sakit, 20 persen sanitasi atau kebersihan lingkungan, 20 persen imunitas bawaan setiap orang dan 50 persen dari prilaku manusianya.Artinya, sedapat mungkin tidak usah ke rumah sakit, dan tidak usah mengeluh atas keterbatasan peran pemerintah atau bantuan orang lain. Pastikan untuk focus kepada imunitas diri, sikap dan prilaku hidup sehat.
“Sabar, dan terus berdoa untuk diri, keluarga dan bangsa ini agar ditolong Allah SWT. Dan sudah seharusnya kita lebih dekat dengan Allah SWT akibat ujian pandemic ini,” ujarnya,
“Sambut Ramadan dengan gembira dan makin khusyuk ditengah Pandemi COVID-19,” tutupnya. (lim)
















