PALEMBANG, fornews.co – Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) untuk Jokowi – Ma’aruf menargetkan menyumbang 3 persen suara untuk pasangan Jokowi – Ma’aruf di wilayah Sumarta Selatan (Sumsel).
“Repnas Sumsel ingin menyumbang 3 persen atau 80.000 suara dari 55% target pemenangan suara Jokowi – Amin di Sumsel,” ungkap Ketua Repnas Sumsel, Alfin Kennedy, saat meresmikan Rumah Repnas Sumsel, di Jalan A Yani, Plaju, Palembang, Minggu (25/11).
Alfin mengungkapkan, angka 3 persen itu bukan asal muncul, tapi setelah melihat dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Sumsel yang berjumlah 6,5 juta pemilih. Dari jumlah tersebut, angka partisipasi pemilih ada di 75 persen.
“Makanya, target (3 persen) itu sudah kami perhitungkan. Kami juga mengestimasikan jumlah anggota Repnas Sumsel sekitar 200 orang. Namun, semua anggota kami punya karyawan dan keluarga serta kerabat,” ungkapnya.
Meski demikian, Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sumsel itu menuturkan, awalnya memang tidak mudah untuk mengajak para pengusaha di Sumsel untuk bergabung dalam Repnas. Karena masih banyak pengusaha yang masih malu malu, walaupun mereka memberikan dukungan untuk Jokowo-Ma’aruf.
Sementara, Ketua Repnas Nasional, Eka Sastra menyampaikan, bahwa hal yang paling penting saat ini adalah berjuang bukan untuk kepentingan jangka pendek dan cuma menang. Tapi menjadikan sebuah negara yang lebih baik dan memperjuangkan untuk anak cucu kita ke depan.
“Artinya semua pembangun dari pak Jokowi harus di lanjutkan. Beliau (Jokowi) sama seperti kita, anak orang miskin dan menjadi pengusaha mebel dan pada akhirnya menjadi presiden. Sama seperti tujuan Repnas yang ingin memunculkan pemimpin masa depan tanpa memandang dari suku dan agama apapun,” ujarnya.
Bicara soal target, Eka mengatakan, bahwa target nasional Repnas bermain di kawasan milenial dan diharap bisa masuk ke wilayah tersenut sekitar 40 persen. Untuk merealisasikan target tersebut, pihaknya akan menawarkan program-program kewirausahaan kepada mahasiswa yang ingin menjadi pengusaha.
“Selain itu, kita juga akan menjelaskan semua keberhasilan pembangunan di era Jokowi. Serta mengklarifikasi semua isu-isu miring tentang Jokowi kepada masyarakat, khususnya kaum milenial,” tandasnya. (tul)

















