PALEMBANG, fornews.co – Hujan yang mengguyur Sumsel pada Minggu (09/02) mengakibatkan beberapa daerah di Sumsel terendam banjir. Tercatat, sebanyak 2.744 Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana tersebut.
Kepala Bidang Penanggulangan Kedaruratan BPBD Sumsel, Ansori mengatakan, hujan dengan intensitas yang cukup tinggi terjadi pada Minggu (09/02) mengakibatkan sejumlah daerah di Sumsel terendam banjir. Daerah tersebut yakni di Musi Banyuasin (Muba), Muara Enim dan Musi Rawas.
“Untuk banjir yang paling parah terjadi di daerah Musirawas karena terdampak pada ribuan KK,” katanya saat dihubungi, Senin (10/02).
Berdasarkan data, Desa atau kelurahan yang terdampak banjir di Musi Rawas yakni di Kecamatan BTS Ulu Cecar dengan jumlah desa sebanyak empat desa yang dihuni 104 KK. Kemudian, di Kecamatan Muara Lakitan dengan jumlah desa sebanyak tujuh desa yang dihuni 1.269 KK.
Lalu, Kecamatan Kelingi dengan jumlah desa atau kelurahan sebanyak sembilan desa yang dihuni sekitar 1.296 KK. Serta di Kecamatan STL Ulu Terawas dengan jumlah satu desa yang dihuni 30 KK.
“Selain merendam desa atau kelurahan di Sumsel, banjir di Musi Rawas juga merendam jembatan gantung di Desa Pulau Panggung,” terangnya.
Saat ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) telah membentuk posko di desa yang terdampak banjir tersebut. Serta pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) untuk tindaklanjutnya. “Saat ini, kondisi masyarakat kondusif dan perlahan air juga mulai surut,” tutupnya. (lim)

















