PALEMBANG, fornews.co-Gubernur Sumsel, Herman Deru menyatakan, bahwa tidak ada larangan dari pihaknya, terkait batalnya rencana kehadiran Ronaldinho di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, dalam rangkaian coaching clinic kepada 7.000 anak-anak dari sekolah sepak bola di Sumsel pada 30-31 Maret 2019 mendatang.
Herman Deru menegaskan, Pemprov Sumsel tidak pernah melarang rangkaian kegiatan Ronaldinho di Palembang, terlebih tidak menerbitkan izin dari kegiatan tersebut.
“Untuk izin penggunaan stadion pun bukan wewenang Pemprov Sumsel, melainkan ke pengelola, yakni PT Jakabaring Sport City (JSC). Kalau itu larangan tertulis, maka larangannya juga tertulis, kalau dia larangan lisan tentu larangannya lisan. Kalau lisan, kapan aku melarang? saya tidak menyuruh, juga idak melarang,” tegas Herman Deru, ketika ditemui di Kantor Gubernur, Kamis (21/03).
Mantan Bupati OKU Timur dua periode itu meninlai, batalnya mantan bintang timnas Brazil itu ke Palembang, bisa saja karena ketidakcocokan harga antara pihak panitia penyelenggara dengan pengelola PT JSC. “Ya saya jawabnya sederhana, mungkin gak cocok harga dengan JSC, atau pun belum cocok harga dengan Ronaldinho-nya,” ujarnya.
Deru mengungkapkan, bahwa saat ini JSC sudah dikelola oleh pihak swasta dan tanpa adanya campur tangan dari Pemprov Sumsel. “Itu (sebenarnya) tidak ke Gubernur nanya itu agak salah. Pengajuan surat izin tidak ke Gubernur, mana ada hubungannya,” ungkapnya.
“Pastinya kita sangat mendukung setiap kegiatan olahraga di Palembang, bahkan daerah lainnya yang ada di Sumsel tanpa menolak apapun. Prinsipnya kita dukung, baik untuk olahraga apapun itu. Jangankan sepakbola, kasti pun kita respon,” tandasnya. (tul)

















