PALEMBANG, fornews.co – Rosalina (34) istri Edwar Limba (sopir driver taksi online korban perampokan dan pembunuhan), ingin sekali menatap wajah para pelaku yang diduga telah menghilangkan nyawa suaminya tersebut.
Demikian itu diutarakan warga Jalan KH Wahid Hasyim, Lorong Kedukan, RT 24, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan SU I, Palembang, ini saat ditemui di kediamannya Senin (28/08). Ia mengaku, telah mendapat informasi terkait penangkapan pembunuh suaminya yakni Aldo, Ari dan Ucok, oleh Tim Rimau Polda Sumsel, Minggu (27/08).
“Jika diperbolehkan petugas, saya (Rosalina) ingin sekali menatap wajah para tersangka. Saya ingin tahu apa penyebab para tersangka tersebut tega membunuh suami saya,” tuturnya.
Rasa sakit hati menyelimutinya terhadap tersangka. Namun, ibu dua anak ini menyerahkan semuanya kepada pihak berwajib (polisi) untuk memberi sanksi atas perbuatan yang dinilainya sangat keji.
“Saya sebenarnya sangat sakit hati dengan tersangka, namun apa mau gimana lagi, jika pun kami melakukan balas dendam, suami saya juga tak mungkin hidup kembali. Kami menyerahkan semuanya pada polisi, kami dari keluarga hanya berharap agar para tersangka dihukum seberat-beratnya sesuai dengan apa yang sudah mereka perbuat. Jika perlu hukuman mati,” ucapnya.
Sambungnya, ia menduga apa yang dilakukan para tersangka terhadap korban murni perampokan berencana yang disertai pembunuhan. Rosalina berharap, apa yang menimpah suaminya semoga tidak terulang lagi pada driver-driver taksi online lainnya, biar kejadian ini dialami keluarganya.
Masih kata PNS di Dishub ini, ketika mendapatkan informasi penangkapan tersangka, sejumlah rekan sepekerja suaminya sangat geram dan ingin menemui tersangka yang sudah ditangkap polisi.
“Saking kesalnya, para sahabat suaminya saya ingin sekali menghakimi tersangka. Tapi jika itu dilakukan, sama saja kita berbuat seperti tersangka, jadi biar proses hukum melakukannya. Saya harap tersangka dihukum mati, karena nyawa harus dibayar nyawa,” tukasnya. (bay)

















