SEKAYU, fornews.co – Ketegangan yang menyelimuti Ilham dan Ernawati, orang tua Bunga Az-Zahra, mendadak sirna setelah tim dokter yang mengoperasi anak mereka menyatakan operasi berjalan lancar. Kini Bunga, bayi berusia 59 hari, masih menjalani perawatan pasca operasi di RSUD Sekayu.
Butuh waktu sekitar 2,5 jam atau 150 menit bagi tim dokter yang terdiri dari dokter spesialis dari Kota Palembang yakni dr Trijoso SpBS, dr Dwiandi SpBS dan dr Jimmy Vareta SpB, yang berkolaborasi dengan dokter dari RSUD Sekayu yaitu dr Hendra Cipta SpB, dr Deasy SpA dan dr Ichsan SpAn. Mereka inilah yang merupakan tim dokter bedah Meningokel yang hari ini melakukan tindakan Intensive Care dan Eksisi Meningokel Rekonstruksi. Adapun potensi kasus dari Meningoencephalocele adalah 3 kasus per 1.000 kelahiran.
Direktur RSUD Sekayu dr Makson Parulian Purba dalam konferensi pers usai operasi mengatakan, sebelum operasi dilakukan sudah ada kajian secara mendalam agar operasi bedah saraf perdana di RSUD Sekayu ini berjalan maksimal dan sukses. Ini dilakukan sesuai dengan arahan dari Bupati Muba Dodi Reza Alex. Operasi yang dilakukan ini juga dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Muba.
“Diharapkan juga kedepannya meskipun RSUD Sekayu Merupakan Rumah Sakit Umum Kabupaten tapi dapat meningkatkan kapasitasnya baik dari sumber daya manusia (SDM) maupun sarana dan prasarananya,” ujarnya.
Sementara itu, dr Trijoso SpBS menyampaikan apa yang dilakukannya dan dokter lainnya dari Kota Palembang sifatnya membantu. Karena operasi bedah saraf Meningoencephalocele di RSUD Sekayu ini merupakan yang pertama kali dilakukan. Menurutnya, kasus Meningoencephalocele merupakan kasus yang cukup sulit sehingga harus ditangani oleh dokter spesialis yang kedepannya juga akan dilakukan observasi.
Trijoso menerangkan, adanya benjolan yang terjadi di kepala dapat mengganggu penutupan tabung saraf dari pasien. Karena yang keluar dari tengkorak bukan hanya selaput otak tapi dengan otaknya juga, makanya perlu dilakukan tindakan berupa operasi.
“Tadi selama persiapan dan operasinya memakan waktu selama 2,5 jam. Bersyukur semuanya berjalan dengan lancar. Untuk kedepannya akan terus dilakukan pengecekan terhadap pasien, guna memastikan tidak ada yang tersumbat pasca dilakukan operasi,” jelasnya.
Di tambahkan Trijoso, tim dari dokter bedah saraf Palembang baru pertama kalinya melakukan tindakan operasi bedah saraf di kabupaten khususnya di RSUD Sekayu.
“Untuk itu kami takjub karena RSUD Sekayu sudah berani untuk membuka jalan melakukan tindakan bedah saraf guna meringankan penderitaan dari pasien itu sendiri,” ulasnya.
Sementara itu, ayah Bunga, Ilham mengucapkan rasa syukur dengan telah dilakukan operasi bedah kepada anak keduanya tersebut.
“Alhamdulillah operasi sudah dilakukan, ini semua berkat bantuan bapak Bupati Dodi Reza yang semuanya menanggung biaya operasi dan biaya hidup selama pengobatan anak kami Bunga,” ucapnya.
Ilham berharap, agar anaknya Bunga kembali sehat dan tumbuh kembangnya normal seperti anak pada umumnya. “Sekarang tinggal menunggu masa pemulihan dan pengobatan,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Muba, dr Azmi Dariusmansyah menambahkan, Ilham yang merupakan ayah dari Bunga adalah atlet berprestasi cabor panjat tebing asal Muba.
“Sejak duduk di bangku kelas 5 SD, Ilham sudah banyak memborong medali, terakhir pada 2019 lalu berhasil juara 2 di ajang Porwil Sumatra,” ungkap Azmi.
Terpisah, Ketua Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia Sumatra Selatan Beni Hernedi menyampaikan rasa syukur tak terhingga mendengar kabar suksesnya operasi Bunga Az-Zahra, putri dari Ilham yang merupakan atlet panjat tebing Sumsel asal Muba. Beni pun mengapresiasi Bupati Muba Dodi Reza Alex yang telah membantu pembiayaan operasi serta biaya hidup keluarga selama pengobatan Bunga.
“Saya bersama keluarga besar FPTI Sumsel berterima kasih atas perhatian yang diberikan pak Bupati Dodi Reza kepada keluarga Ilham yang merupakan atlet panjat tebing Sumsel asal Muba. Ini sangat besar artinya bagi keluarga Ilham, dan juga kami keluarga besar FPTI Sumsel,” ucap Beni.
Kepada Bunga Az-Zahra dan Ilham sekeluarga, Beni pun menitipkan doa. “Semoga Bunga segera pulih dan diberikan kesembuhan serta tumbuh kembang seperti anak-anak lainnya. Untuk Ilham dan istri juga agar diberi kesabaran dan kekuatan dalam menjalani ujian ini,” tukasnya. (ije)

















