SEKAYU, fornews.co – RSUD Sekayu kembali berhasil melakukan operasi jantung terbuka terhadap dua penderita penyakit jantung dari Provinsi Sumatra Selatan, Sabtu (17/10).
“Ada enam dokter hari ini yang turun melaksanakan operasi jantung yang merupakan gabungan dokter RSUD Sekayu dan dokter dari RSMH Palembang,” ujar Direktur RSUD Sekayu dr Makson Parulian Purba.
Menurut Makson, kedua pasien yang menjalani operasi tersebut adalah warga Muba dan warga Musi Rawas. “Keduanya merupakan peserta BPJS kelas III, dan hari ini operasi keduanya berjalan lancar,” katanya.
Makson menjelaskan, pelaksanaan operasi pasien pertama dimulai pukul 10.00 WIB dan selesai pukul 12.00 WIB. Sedangkan pasien kedua operasi dimulai pukul 15.00 WIB dan berakhir pukul 17.00 WIB.
“Yang paling penting kini kondisi keduanya mulai stabil,” ucapnya.
Makson mengatakan, saat ini RSUD Sekayu sedang dalam proses menyiapkan diri untuk menjadi Rumah Sakit Pusat Jantung Terpadu Sumsel.
“Untuk level kabupaten, hanya Muba di Sumsel ini yang siap untuk membedah atau melaksanakan operasi jantung terbuka,” terangnya.
Makson menyampaikan, RSUD Sekayu telah berhasil mencatatkan sejarah dengan terobosan inovasi terbarunya dan sukses menjadi pelopor layanan operasi jantung terbuka.
“Tentu fasilitas RSUD Sekayu ini mendapat support penuh Bupati Muba Dodi Reza Alex,” tuturnya.
RSUD Sekayu, lanjut Makson, mempunyai 5 visi pelayanan terbaik untuk masyarakat kabupaten Muba salah satunya yaitu Center of Excellent Integrated Heart Care.
“Di tengah pandemi ini, kita patut apresiasi segala upaya yang telah dilakukan oleh Bupati dan tim RSUD demi keselamatan dan kesehatan yang tidak hanya dirasakan masyarakat Muba tetapi kepada seluruh masyarakat Sumsel,” tukasnya.
Ketua Tim Operasi Jantung Terbuka RSUD Sekayu dr Bermansyah menambahkan, dua operasi yang dikerjakan tim yaitu kelainan Jantung Kongenital yang didapat sejak lahir dan yang kedua penyakit jantung yang didapat karena ada satu faktor ketika pasien sudah dewasa yaitu Infeksi Katup Mitra. Adapun penyakit katup jantung karena infeksi ini, berarti kumannya cukup membuat gangguan pada katup.
“Jadi hari ini cukup komplet kita lakukan operasinya. Alhamdulillah operasi berjalan lancar dan kondisi pasien stabil,” katanya.
Bupati Muba Dodi Reza Alex yang sejak awal bertekad menjadikan RSUD Sekayu sebagai rumah sakit terkemuka mengucapkan rasa syukur. Dodi ikut mendoakan kelancaran operasi kepada dua pasien tersebut. Bahkan Dodi juga memantau operasi dari jarak jauh. Pesan yang disampaikan kepada tim dokter pun jelas, operasi jantung yang dilakukan berjalan lancar.
“Alhamdulillah, semoga keduanya (pasien) segera diberikan kepulihan. Saya atas nama pribadi mengucapkan terima kasih kepada tim dokter yang menangani pelaksanaan operasi jantung terbuka hari ini,” tegasnya.
Dodi menambahkan, realisasi RSUD Sekayu menjadi RS Pusat Jantung Terpadu akan menjadi harapan baru bagi penderita jantung di Sumsel.
“Yang jelas masyarakat di Sumsel tidak perlu lagi keluar Sumsel, dengan sarana prasarana serta tim medis yang dimiliki RSUD Sekayu, Insyaallah bisa mengakomodir kebutuhan untuk pelaksanaan operasi jantung terbuka. Ini goal kita sejak semula yakni menjadikan RSUD Sekayu sebagai Pusat Terpadu Jantung di Sumsel,” tukasnya.
Kedua pasien yang mendapatkan pelayanan operasi jantung terbuka di RSUD Sekayu hari ini yakni Komsiyah, perempuan usia 56 tahun warga Desa Bukit Sejahtera RT 01/RW 01 Serasan Jaya/Balai Agung dan Indri, perempuan usia 22 tahun warga Musi Rawas. (ije)

















