SEKAYU, fornews.co – RSUD Sekayu kembali melakukan operasi jantung terbuka, Sabtu (21/11). Kali ini dua Balita dari Palembang dan Muara Enim menjalani operasi jantung yang tertunda 2 tahun.
Kedua pasien tersebut yakni Fanya Salwa Az Zahra (2) asal Palembang yang mengalami kelainan jantung dan Akbar Syabil usia 1 tahun 11 bulan asal Muara Enim yang harus menjalani operasi PDA.
“Keduanya dilakukan operasi jantung selama 2 jam di RSUD Sekayu yang mendapat penanganan langsung oleh enam dokter, dan berjalan lancar. Sebelumnya kedua pasien ini telah menunggu selama 2 tahun untuk operasi jantung dengan memanfaatkan fasilitas BPJS,” ujar Direktur RSUD Sekayu, dr Makson Parulian Purba.
Menurut Makson, operasi jantung ini mendukung langkah RSUD Sekayu yang sedang tahap persiapan menjadi RS Pusat Jantung Terpadu di Sumsel.
“Untuk di level kabupaten, hanya Muba di Sumsel ini yang siap untuk membedah atau melaksanakan operasi jantung terbuka,” terangnya.
Makson menjelaskan, RSUD Sekayu telah berhasil mencatatkan sejarah dengan terobosan inovasi terbarunya dan sukses menjadi pelopor layanan operasi jantung terbuka.
“Tentu fasilitas RSUD Sekayu ini mendapat support penuh Bupati Muba Dodi Reza Alex,” katanya.
Lebih lanjut Makson menjelaskan, RSUD Sekayu mempunyai 5 visi pelayanan terbaik untuk masyarakat kabupaten Muba salah satunya yaitu Center of excellent integrated Heart Care.
“Di tengah pandemi ini, kita patut apresiasi segala upaya yang telah dilakukan oleh Bupati dan tim RSUD demi keselamatan dan kesehatan yang tidak hanya dirasakan masyarakat Muba tetapi kepada seluruh masyarakat Sumsel,” ucapnya.
Sementara itu, Tim Dokter Operasi Jantung RSUD Sekayu, dr Barmansyah mengatakan, keberhasilan pelaksanaan operasi jantung terbuka di RSUD Sekayu ini didukung dengan maksimal oleh fasilitas yang lengkap serta Tim Dokter yang mumpuni.
“Pada pelaksanaan operasi jantung kali ini turut dibantu oleh dr Gama Satria, dr Ahmat Umar, dr Aswin Nugraha, dan dr Heru,” terangnya.
Bupati Muba Dodi Reza Alex mengucapkan selamat kepada tim dokter serta turut mendoakan kepada dua pasien agar bisa segera sembuh.
“Semoga lekas diberikan kesembuhan dan berkumpul dengan keluarga,” tuturnya.
Dodi menambahkan, dengan terwujudnya RSUD Sekayu menjadi RS Pusat Jantung Terpadu akan menjadi harapan baru bagi penderita jantung di Sumsel.
“Yang jelas masyarakat di Sumsel tidak perlu lagi ke luar Sumsel. Dengan sarana prasarana serta tim medis yang dimiliki RSUD Sekayu, Insyaallah bisa mengakomodir kebutuhan untuk pelaksanaan operasi jantung terbuka,” katanya.
Sementara itu, Maman Pramanda Subrata orang tua dari Akbar mengucapkan terima kasih kepada Tim Dokter dan RSUD Sekayu yang sangat maksimal dan profesional menangani operasi anaknya.
“Alhamdulillah dengan fasilitas yang dimiliki RSUD Sekayu saya bisa mengobati anak saya yang mengalami sakit jantung. Kelengkapan fasilitas dan dokter yang profesional membuat kami sekeluarga sangat puas mendapatkan pelayanan di RSUD Sekayu,” ujarnya. (ije)

















