PALEMBANG, fornews.co – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami nasabah di akhir pekan ini. Mandiri berupaya secepatnya memulihkan sistem yang bermasalah.
Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas menerangkan, sebenarnya ini merupakan bagian proses akhir hari di sebuah bank yang biasanya berlangsung di tengah malam. Namun pagi harinya terjadi error di memory data saldo nasabah. Meski demikian, Rohan memastikan sebelum dilakukan update data nasabah ter-back up dengan baik.
“Error terjadi pada kurang lebih 10% nasabah dari 15 juta nasabah seluruh Indonesia di semua level. Ada yang saldonya berkurang dan ada pula yang bertambah. Tapi kami tegaskan ini bukan fraud (penipuan) tapi murni error system,” kata Rohan di Plaza Mandiri, Jakarta, Sabtu (20/07) siang.
Diakui Rohan, untuk reupload data dengan memory yang benar butuh waktu 15 menit sampai 1 jam. Namun untuk memastikan data saldo yang dikembalikan benar, pihaknya juga melakukan proses secara manual. Sehingga memang dibutuhkan waktu sedikit lebih lama.
“Sampai tengah hari tadi 85% sudah terkoreksi dengan saldo yang benar. Mudah-mudahan pukul 14.00 WIB sudah kembali normal semuanya,” tuturnya.
“Sekali lagi kami sampaikan ini murni error pada hardware memory. Kami akan audit kenapa hal ini bisa terjadi,” imbuhnya.
Bagi nasabah yang masih mengalami kendala, lanjut Rohan, pihaknya mengimbau nasabah bisa menghubungi layanan customer care baik call center, Instagram, facebook, maupun datang langsung ke kantor cabang terdekat. Sebab Bank Mandiri juga membuka layanan weekend banking di seluruh kota di Indonesia. (ije)

















