PALEMBANG, Fornews.co – Untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran Corona Viruses Deases (Covid-19) di Sumsel. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel menyiagakan 47 Rumah Sakit (RS) yang tersebar di Sumsel.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel, Lesty Nurainy mengatakan saat ini ada total 47 rumah sakit yang melayani pasien Covid-19. Dengan rincian, 42 RS merupakan second line dengan berdasarkan keputusan Gubernur Sumsel. Sedangkan, 5 RS lagi merupakan keputusan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
Jika memang nantinya kurang maka akan ditambah lagi. Namun, pihaknya masih akan membicarakan terlebih dahulu dengan Gubernur Sumsel.
“Ini hanya untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) saja dam semoga saja kasus ini tidak terlalu serius di Sumsel,” katanya saat ditemui di Pemprov Sumsel, Selasa (24/03).
Ia mengaku saat ini pemerintah telah mengumumkan secara resmi bahwa satu warga Sumsel positif terjangkit Covid-19. Warga tersebut merupakan salah satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal kemarin.
Meskipun begitu, sejak PDP ini meninggal dunia. Mereka sudah memperlakukan jenazah PDP sebagai pasien positif. Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir.
“Kami juga diam-diam sudah bekerja mencari orang yang kontak terakhir dengan PDP yang meninggal,” ujarnya.
Orang yang berkontak dengan PDP meninggal ini kini ditetapkan sebagai Orang Dalam Pengawasan (ODP) sedangkan untuk wilayah sekitaran tempat tinggalnya dilakukan penyemprotan disinfektan.
Sejauh ini, total ODP Sumsel yakni sebanyak 257 orang. Dengan rincian 110 orang selesai dan dinyatakan sehat. Sedangkan, 137 orang masih dalam pemantauan.
Untuk PDP yakni sebanyak 13 orang. Dengan rincian 8 selesai diawasi, dua diantaranya meninggal dunia. 6 orang dinyatakan negatif.
“Saat ini yang masih dirawat diruang isolasi lima orang karena hasil uji lab belum dikeluarkan,” terangnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga jarak. Karena, dengan menjaga jarak maka virus akan sulit menular. Hal ini terbukti cukup baik, dibeberapa negara yang telah menerapkan jaga jarak tersebut.
“Dan yang paling penting yakni menjaga kesehatan dan selalu waspada,” imbaunya. (lim)

















