BATURAJA, fornews.co – Warga Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), mengaku resah adanya penampakan sekelompok harimau yang masuk ke perkebunan.
Balai Konserfasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Sumatera Selatan (Sumsel), Herman saat dikonfirmasi, Kamis (17/01) membenarkan menerima laporan warga terkait adanya harimau.
Satwa liar yang sangat dilindungi (Harimau) ini kata Herman, terlihat oleh warga saat hendak memanen buah durian di Dusun RT 06 RW 02 Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur.
“Menurut keterangan warga ada lima harimau terlihat. Dua anakan harimau dan tiga ekor harimau dewasa. Ini yang akan kita cari tahu kebenarannya,” jelas Herman.
Kemungkinan si loreng (harimau) yang terlihat itu berasal dari hutan. Kata Herman hal ini bisa saja terjadi. Sebab populasi harimau masih ada di kawasan Omiba dan Bukit Plawi. Terlebih di sana merupakan kawasan humering atau jalur jelajah satwa jenis harimau ini.
Untuk memastikan kebenaran keberadaan sekelompok harimau yang dilihat itu, pihaknya telah memasang kamera trap di titik-titik yang sering dilalui Harimau menurut keterangan warga setempat.
“Ada empat kamera trap kita pasang, di hutan yang sering dilalui harimau. Mudah-mudahn kalau memang ada akan tertangkap Kamera. Jadi kita bisa bergerak untuk memburu Harimau itu agar tidak membahayakan warga,” katanya.
Ia menjelaskan, tempat dilihatnya dugaan harimau jaraknya sekitar 2-3 kilometer dari pemukiman penduduk. Tepatnya diperkebunan durian milik warga. Mengingat jarak 2-3 kilometer dari pemukiman warga kata Herman, jika benar terbukti ada maka harimau itu akan ditangkap dan dipindahkan dan dipindahkan ke populasinya.
“Kita lihat dulu dari hasil rekaman kamera yang kita pasang,” tandasnya. (gus)

















