
PALEMBANG,fornews.co-Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Solidaritas untuk Kemanusian korban penembakan brutal oleh Polisi terhadap satu keluarga di Lubuk Linggau Sumsel meminta pelaku penembakan dihukum seberat-beratnya dan Komnas HAM lakukan investigasi.
“Tindakan kekerasan oleh aparat penegak hukum yang membabi buta tersebut, merupakan tindakan perlakuan yang kejam, tidak manusiawi dan merendahkan martabat manusia,”kata Sri Lestari Kadaria dari Pusat Bantuan Hukum Peradi, Jumat (21/4).
Menurut, Sri tindakan pelanggaran Hak Asasi Manusia yang terjadi dalam kasus ini antara lain; pelanggaran hak atas hidup, hak atas rasa aman, pelanggaran atas praduga tak bersalah sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 39 Tahun 2009 tentang Has Asasi Manusia.
Sementara Aprili Firdaus dari LBH Palembang mengatakan tindakan tersebut merupakan cermin kinerja Kepolisian Republik Indonesia yang buruk dan tidak profesional, karena peristiwa ini bukanlah yang pertama terjadi di Sumatera Selatan.
Selain mendesak Kepala Kepolisian untuk mengevaluasi dan mengambil langkah-langkah yang tegas untuk memperbaiki kinerja kepolisian sehingga dalam segala tindakan aparat penegak hukum benar-benar profesional. Aktivis juga meminta pihak Kepolisan menindak tegas pelaku sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, baik secara hukum pidana maupun tindakan disipliner berupa pemecatan dan menyampaikan proses hukumnya secara transparan kepada publik.
“Kami juga mendesak kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Komnas HAM) melakukan Investigasi dan Monitoring terhada kasus ini dan meminta kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban untuk melakukan tindakan perlindungan terhadap saksi-saksi dan korban,”ujar Sri lagi.
Aktivis Sumsel yang tergabung dalam Solidaritas untuk Kemanusian kasus penembakan ini terdiri dari, LBH Palembang, Pusat Bantuan Hukum Peradi Palembang,Wahli Sumsel, Women Crisis Center, Hutan Kita Institute, Solidaritas Perempuan Palembang, Perkumpulan Tanah Air (PETA), Aliansi Masyarakat Adat Nusantara Sumsel, dan Lingkar Hijau. (cong)
(baca juga https://fornews.co/news/kapolda-sumsel-saya-akan-tegakkan-hukum-yang-transparan/), dan (https://fornews.co/news/polisi-berondong-pengendara-sedan-lima-dirawat-satu-meninggal-dunia/)

















