YOGYAKARTA, fornews.co–Melalui World Mosquito Program (MWP), Pemerintah Kota Yogyakarta bakal melepas nyamuk Aedes Aegypti ber-Wolbachia di 11 kecamatan dan 29 kelurahan, di Kota Yogyakarta.
Pelepasan nyamuk ber-Wolbachia itu diharapkan dapat menekan angka kasus demam berdarah di Yogyakarta.
Rencananya, pelepasan nyamuk akan dilakukan pada September mendatang.
Sebanyak 11 Kecamatan yakni, Ngampilan, Gondomanan, Gedongtengen, Gondokusuman, Jetis, Kotagede, Umbulharjo, Mantrijeron, Mergangsan, Danurejan, Kraton dan Pakualaman.
World Mosquito telah berhasil menekan kasus dengue di kecamatan Tegalrejo dan Wirobrajan, hingga 79 persen.
Mengetahui hasil penurunan kasus demam berdarah di dua kecamatan itu, pelepasan nyamuk ber-Wolbachia diperluas ke wilayah yang menjadi pembanding.
“Melihat hasil di Tegalrejo dan Wirobrajan, memang ada penurunan dibandingkan wilayah yang belum dilakukan pelepasan,” kata Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, Selasa.
Baca: Begini Sejarah dan Cara Bakteri Wolbachia Menangkal Demam Berdarah
Wakil Wali Kota Heroe Poerwadi mengungkapkan, keberhasilan tidak bisa dilakukan tanpa dukungan dan kesadaran, dari masyarakat.
Agar program itu berhasil, Camat, Lurah dan Puskesmas,, di Yogyakarta diinstrusikan segera membentuk satu rumah satu jumantik.
Bahkan anak-anak di Tegalrejo turut dalam gerakan sadar anti nyamuk dengan membentuk Pasukan Anti Nyamuk Junior Tegalrejo (Panti Tejo).
Rencananya, sebelum dilakukan pelepasan, masyarakat akan diberikan edukasi dan pengetahuan, terhadap nyamuk ber-Wolbachia yang tidak berbahaya.
Wakil Wali Kota, Heroe Poerwadi, mengajak masyarakat mengembangbiakan nyamuk ber-Wolbachia.
Dengan ikut menjaga dan memelihara ember berisi nyamuk ber-Wolbachia, diharapkan nyamuk dapat berkembang pesat. (adam)

















