
PALEMBANG, fornews.co-Ketua DPW Partai NasDem Sumsel Ir Syahrial Oesman (SO) menyatakan, tetap membuka koalisi dengan partai politik (parpol) lain, jika koalisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PIDP) dan NasDem benar-benar terjadi pada pemilihan gubernur (pilgub) Sumsel 2018 mendatang.
“Memang, kalau dilihat koalisi PDIP dan NasDem untuk Pilgub 2018 nanti sudah cukup, tapi tidak menutup kemungkinan kekuatan lain mau mendukung juga. Kita tidak boleh bicara cukup, tetap kurang. Tapi secara tegas, NasDem kan nasionalis, PDIP nasionalis, Golkar dan Hanura pun begitu, istilah ada partai hijau ya tidak ada masalah,” ujarnya, di Kantor DPW NasDem Sumsel, Rabu (05/07).
Mantan Gubernur Sumsel periode 2003-2008 itu mengungkapkan, untuk berkoalisi dengan PDIP, bisa saja terjadi seperti di Jakarta. Tapi, semuanya tidak langsung berpatokan ke arah sana, regional dengan nasional itukan beda dan prinsip itu belum sampai final.
“Untuk Sumsel, sepertinya tidak berpengaruh pada hasil Pilkada DKI Jakarta beberapa waktu lalu. Tapi secara visual, PDIP dan NasDem itu ada benang merahnya,” ungkapnya.
Saat ditanya tentang bagaimana peluang, jika SO-Giri berpasangan pada Pilgub Sumsel 2018 nanti, tokoh utama yang menghadirkan Sriwijaya FC (SFC) ke Sumsel ini menerangkan, kans nya cukup besar. Tapi, semuanya tergantung dari partai. “Kami kan hanya sebagai pelaku di daerah, jadi tergantung dari induk (DPP),” terangnya.
SO juga menyampaikan, pembicaraan dengan Giri usai pengambilan formulir pendaftaran bakal calon gubernur Sumsel diruang kerjanya, hanya berbicara santai. “Namun, menyerempet sedikit-sedikit dan saling singgung seperti biasanya. Politik saling singgung itu biasa, biar ada sinyal dan tanda-tanda. Kalau untuk kesepakatan berdua bisa saja nanti,” tandasnya.(tul)
















