YOGYAKARTA, fornews.co– Universitas Gadjah Mada (UGM) pada taggal 19 Desember 2019 genap berusia 70 tahun. Perguruan Tinggi yang berdiri pada masa Revolusi Kemerdekaan Republik Indonesia itu telah membuktikan diri sebagai perguruan tinggi yang memperjuangkan nilai-nilai kerakyatan, kebangsaan, Pancasila dan oase kebudayaan.
Keberadaan UGM tidak lepas dari peran penting Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Kraton Yogyakarta. Jauh sebelum kegiatan belajar-mengajar pindah di Gedung Pusat UGM, setelah Kampus Bulaksumur dibangun, Kraton Yogyakarta berbagi tempat dengan para mahasiswa UGM. Sri Sultan HB IX menjadikan Pagelaran Kraton Yogyakarta sebagai Kampus UGM.
Tokoh bangsa Republik Indonesia, Sri Sultan Hamengku Buwono IX, sangat dikenal dan dekat dengan rakyat. Seorang raja besar penguasa Tanah Jawa yang dikagumi inilah yang membuat Eggy Yunaedi melukis terbalik.

Baca: Pameran Lukisan Babad Diponegoro Libatkan 51 Perupa Indonesia
Dengan menggunakan empat warna cat akrilik yang dominan warnan hitam dengan sedikit warna terang dan lembut kuning, oranye dan coklat, creative director yang aktif sebagai Tim Ahli Bidang Komunikasi dan Kerja Sama di Kemendikbud itu mengaku tidak biasa berada di atas panggung.
“Saya belum pernah melakukannya, dan ini adalah kali pertama saya melukis terbalik meski agak grogi,” katanya usai menyelesaikan speed painting tokoh Sri Sultan Hamengku Buwono IX, di atas kanvas, Ahad (15/12/2019).
Meski hanya menyelesaikan lukisan dalam waktu singkat selama sepuluh menit, hasil sapuan jari-jari Eggy dengan teknik speed painting di atas kanvas menghasilkan spot warna berwajah tokoh bangsa yang mudah dikenali oleh siapapun.

Baca: Pameran Lukisan tidak Hanya Dinikmati Kolektor
Perupa mantan mahasiswa UGM Jurusan Komunikasi Fisipol yang pernah tergabung dalam unit Seni Rupa “Bulak Sumur” ini juga sedang mempersiapkan instalasi untuk pameran Dies Natalis UGM.
“Saya sebenarnya menyiapkan instalasi untuk pameran,” katanya.
Mengapa melukis Hamengku Buwono IX, menurut Eggy, speed painting idealnya melukis tokoh yang dikenal orang. Dan dari sekian tokoh hanya Sri Sultan-lah yang paling patut.
Sebelum hadir di helatan “Nitilaku Perguruan Kebangsaan” yang setiap tahun diselenggarakan oleh UGM, pekan lalu Eggy hajatan happening art dalam rangka Hari Anti Korupsi Dunia di Semarang bersama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. ( adam )
instagram:
FORNEWS RESMI
@fornewsofficial
facebook:
fornews.co
FORNEWS BIRO JOGJA
instagram:
@fornewsjogja
youtube:
Fornews Jogja

















