BATANGHARI LEKO, fornews.co – Plt Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Muba, Susy Imelda Beni Hernedi menyatakan, pemberdayaan masyarakat merupakan subjek sekaligus objek dari sistem kesehatan.
Dalam dimensi kesehatan, jelasnya, pemberdayaan merupakan proses yang dilakukan oleh masyarakat, dengan atau tanpa campur tangan pihak luar untuk memperbaiki kondisi lingkungan, sanitasi dan aspek lainnya secara angsung, maupun tidak langsung berpengaruh dalam kesehatan masyarakat.
“Pembangunan sektor kesehatan di Indonesia saat ini lebih di titik promotif dan preventif (upaya pencegahan). Promosi kesehatan bukan berfokus pada pengobatan dan rehabilitas, tapi satu upaya pemerintah dalam pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) yang bersifat promotif dan preventif adalah dengan membentuk Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) PTM. Jadi, masyarakat setempat harus memanfaatkan keberadaan Posbindu ini, serta melaksanakan program Germas di setiap harinya,” terangnya, pada acara peresmian Posbindu PTM dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), di Desa Tanah Abang, Kecamatan Batanghari Leko, Senin (14/05).
Kepala Dinas Kesehatan Muba, dr Taufik Rusydi MKes menjelaskan, Posbindu PTM merupakan satu upaya kesehatan berbaris masyarakat yang bersifat promotif dan preventif, untuk mendeteksi dini dan pemantauan faktor risiko penyakit tidak menular, yang dilaksanakan secara terpadu, rutin dan periodik. “Tujuannya untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan penemuan dini faktor risiko PTM,” jelasnya.
Sementara, Camat Batanghari Leko, Mawardi Ndang menuturkan, rasa terima kasih kepada Pemkab Muba, melalui Dinas Kesehatan unit penelitian dan pengabdian masyarakat Akademi Keperawatan Muba, telah mendirikan Posbindu PTM dan resmikan program Germas.
“Sudah banyak penelitian kesehatan yang dilakukan di Desa Tanah Abang ini. Masyarakat sangat antusias, ini dibuktikan dengan pelatihan dan pembinaan kader kesehatan, serta warga sangat aktif bertanya dan diskusi saat pembinaan. Keberadaan Posbindu ini sangat baik untuk mencegah penyakit tidak menular,” tandasnya. (tul)

















