SEKAYU, fornews.co – Pj Bupati Muba H Yusnin menegaskan kepada para camat, agar lebih pro aktif untuk antisipasi kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) di wilayah masing-masing.
“Apabila tidak mampu, camat tidak tahu ada kebakaran hutan dalam wilayahnya, camatnya kita minta mundur,” tegasnya, usai memimpin Rapat Koordinasi Pencegahan Karhutlah di Muba di Ruang Rapat Serasan Sekate.
Yusnin mengingatkan, seluruh camat harus untuk selalu berada diwilayah kerjanya, jangan sampai meninggalkan tempat. Kemudian tetap berkomunikasi dengan seluruh kepala desa (kades), untuk menghimbau serta mensosialisasikan bahaya karhutla, serta membuka kesadaran masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan membakar karena dampak yang ditimbulkan sangat banyak khususnya kesehatan.
“Masyarakat harus paham, bahwa membuka lahan tidak perlu dengan cara membakarnya, partisipasi masyarakatlah yang sangat dibutuhkan dalam mencegah terjadinya karhutla di kabupaten Muba ini,” ujarnya.
Yusnin menambahkan, pihaknya sangat serius melakukan pencegahan Karhutla di Bumi Serasan Sekate, agar tidak terulang lagi seperti bencana asap akibat Karhutlah pada 2015 lalu hingga menimbulkan kerugian miliar rupiah diberbagai sektor diprovinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
“Yang jelas Kabupaten Muba salah satu daerah di Sumsel yang menjadi skala prioritas untuk mencegah secara dini Karhutlah. Karena, saat ini kita Sumsel akan menghadapi Asian Games pada 2018 mendatang. Oleh karenanya, seluruh lapisan dan intansi harus bahu-membahu mencegah Karhutlah di Muba,” tandasnya. (cak)
















