SEKAYU, fornews.co – Bekerjasama dengan Balai Perikanan Budi daya Air Tawar (BPBAT) Provinsi Jambi, Dinas Perikanan Kabupaten Musi Banyuasin kembali menebar ribuan bibit ikan Jelawat dan Nilem. Kegiatan yang bertujuan untuk menjaga kelestarian sumber daya perikanan di Bumi Serasan Sekate tersebut dilakukan di Danau Ulak Lia Sekayu, Jumat (23/10).
Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Muba, Hendra Tris Tomy mengatakan, pihaknya melaksanakan restocking kali ini dengan menebar 135.000 bibit ikan dari dua jenis tersebut.
“Awal mulanya restocking ini sekitar tiga bulan yang lalu kami mendapatkan laporan bahwa banyak ikan diputas (diracun) di Sungai Langaran. Danau ini sendiri masih satu aliran dengan sungai tersebut,” ujarnya.
Upaya restocking, lanjut Tomy, bertujuan untuk menambah stok ikan. Karena apabila jumlah ikan banyak, turut berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat Muba.
“Kedua, upaya kita mengembalikan Danau Ulak Lia sebagai ekosistem biota air sungai. Sesuai aturan yang ada, ikan yang disebar ini merupakan ikan konsumsi, jadi yang kita sebar ini ikan jelawat atau ikan kelemak, dan ikan nilam,” jelasnya.
Menurut Tomy, pihaknya juga berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Muba untuk menjajaki pengembangan wisata di danau itu.
“Selain mungkin membuat suatu objek perikanan atau apa saja yang bisa ditambahkan guna mempercantik danau ini,” tuturnya.
Tomy mengimbau kepada masyarakat, untuk dapat memahami dan mampu bekerjasama menjaga kelestarian sumber daya perikanan air tawar di Muba sesuai dengan Perundang-undangan yang berlaku.
“Lihatlah di sini, pemandangannya bagus, biota sungai bagus. Jadi tolong bagi masyarakat yang ingin menangkap ikan harap menggunakan cara-cara yang dianjurkan. Jangan menyetrum, putas, atau meracun. Selain melanggar aturan juga ada (hukuman) pidananya,” tegasnya. (ije)

















