KAYUAGUNG, fornews.co – Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H Iskandar SE menghampiri masyarakat yang tengah melakukan aksi damai di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) OKI, Rabu (10/10).
Para pendemo tersebut menuntut, agar wakilnya yang duduk DPRD OKI, maupun pemerintah daerah (Pemda) untuk memperhatikan lingkungan terkait aktivitas pengangkutan material bangunan, salah satunya pasir.
Pasalnya, aktivitas dari pengangkutan material ini berimbas pada kerusakan jalan. Para massa ini juga menuntut agar pihak (kontraktor) pembangunan Trans Sumatra memperbaiki jalan yang rusak akibat aktivitasnya pengangkutan materiak.
Iskandar SE yang menghampiri massa ini mengungkapkan, agar massa dari manapun dapat menahan diri dan tidak melakukan kegiatan yang dapat mengganggu kondusifitas Kabupaten OKI.
Menurutnya, pembangunan di Kabupaten OKI, harus didukung. Salah satunya pembangunan proyek strategis nasional, tol trans Sumatra. “Secara kenyataan memang, ada banyak efek dari aktivitas pembangunan ini. Secara kasat mata banyak jalan rusak pengangkutan material ini,” katanya.
Ini, lanjut Iskandar, harus kita support agar pembangunan ini cepat selesai. “Oleh karena itu semua pihak harus menahan diri agar ini cepat selesai. Kita juga meminta agar pihak kontraktor, untuk menaati aturan serta kesepakatan yang telah dibuat,” ujarnya.
Iskandar menegaskan, ketika pembanguan (tol) ini selesai, sudah menjadi konsekuensi dari pihak kontraktor agar bertanggungjawab dengan memperbaiki jalan seperti semula sehingga masyarakat yang menggunakan jalan dapat nyaman dan aman. (rif)

















