PALEMBANG, fornews.co-Sebagai tuan rumah penyelenggara Asian Games, Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengimbau, agar seluruh kepala daerah memberikan rekam jejak pendidikan yang baik untuk melahirkan generasi yang siap bersaing. Karena, untuk 10-15 tahun kedepan, persaingan luar biasa hebat dan kejam.
“Oleh sebab itu, saya menghimbau bupati/walikota dapat mensiasati persoalan-persoalan guru sedini mungkin. Tidak boleh lagi di tempat tuan rumah Asian games, guru-gurunya masih merana. Saya ingin membawa kita untuk Sumsel nasional, regional, internasional. itu janji saya tolong dicatat,” imbaunya, pada HUT PGRI ke-72 di Palembang Sport dan Convention Center (PSCC), Sabtu (25/11).
Atas dasar itu, Alex akan mengumpulkan semua walikota/bupati di Sumsel, untuk menanggapi persoalan guru, terkait dengan upah layak bagi guru-guru honorer. Selain itu pula ia akan memberikan solusi terkait sertifikasi dan permasalahan lainnya.
“Berbicara tentang guru, tidak lepas dari menghargai, menghormati. Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, kalau tidak ada guru saya tidak akan berdiri disini sebagai Gubernur tuan rumah Asian Games. Tadi saya mendengar ada guru honorer yang dibayar Rp150.000 – Rp.300.000, kalau ada kepala daerahnya itu harusnya mundur, masa digaji seperti itu,” terangnya.
“Guru adalah segala-galanya guru. Kalau kita mau kita bisa. Selamat hari guru nasional, Selamat hari ulang tahun PGRI,” tandasnya.
peringatan Hari Guru Nasional 2017 ini, mengambil tema ‘Membangkitkan kesadaran kolektif guru dalam meningkatkan disiplin dan etos kerja untuk penguatan pendidikan karakter’. (tul)

















