Tentang Perizinan, DPM-PTSP Muba : Surat Izin Terbit Dulu, Persyaratan Nyusul

Plt Kepala DPM PTSP Muba, Erdian Syahri saat memberikan sambutan/arahan dalam sebuah kesempatan rapat.(foto/humas pemkab muba)
SEKAYU, fornews.co – Setelah mendapatkan penghargaan Top 90 pelayanan publik terbaik di Indonesia, Dinas Penanaman Modal  Pelayanan Terpadu Satu Pintu  ( DPM PTSP) Muba terus melakukan inovasi untuk memberikan pelayanan terbaik, khususnya soal perizinan maupun non perizinan via online system submision ( OSS).
Plt Kepala DPM PTSP Muba, Erdian Syahri mengatakan, dari 67 jenis perizinan dan non perizinan sudah ada 22 izin+3 non izin atau yang sudah berjalan secara online.
Menurutnya, bukan saja bentuk layanan yang terus mereka tingkatkan, tapi model pembuatan izin pun sangat dipermudah dari biasanya. Misalnya soal mengurus perizinan IMB.
“Selama ini syarat harus lengkap dulu baru diproses, (sekarang) kita balik, proses secepatnya baru kelengkapan disusulkan setelah izin keluar. Waktunya pun semua dipercepat. IMB yang saat kemarin panjang rantai prosesnya, kini waktunya diperpendek. Untuk daerah perkotaan bahkan kita antar langsung ke warga,” kata Erdian Syahri.
Dengan pelayanan izin yang terbit lebih dulu baru kemudian melengkapi persyaratan, Erdian Syahri mengharapkan layanan ini mampu  menarik  investasi, mendongkrak PAD serta memudahkan  masyarakat mengurus izin.
“Namun jika waktu pemenuhan persyaratan yang disepakati ternyata belum dipenuhi warga, maka izin dicabut,” tutur Erdian.
Pun demikian, Erdian mengakui  kalau sejauh ini belum semua perizinan  dan non perizinan dapat berjalan secara online, karena kendala jaringan internet. Kemudian, pelayanan keliling izin dan non izin pun masih terkendala oleh pelaku yang belum memegang NPWP.
Agar semua ini bisa berjalan dengan baik, DPM PTSP  pun menggandeng Kejari Muba  untuk melakukan tindakan  persuasif maupun sanksi hukum jika diperlukan.
DPMPTSP Hadirkan SAJI
Komitmen untuk terus memberikan pelayanan publik khususnya di bidang perizinan terus digencarkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP).
Kali ini, DPMPTSP Muba melakukan inovasi pelayanan Siap Antar dan Jemput Izin (SAJI). Diketahui, ada 3 keunggulan dari SAJI yaitu SAJI ON SITE (pelayanan perizinan secara rutin ke kecamatan dengan menggandeng BPJS Kesehatan, KPP Pratama untuk mempermudah proses perizinan), SAJIMAN (petugas yang siap antar jemput izin selesai maupun berkas perizinan), dan  HALLO SAJI 082186421977 (layanan jasa untuk setiap proses perizinan) 4 KANTONG SAJI (layanan Jemput bola di kecamatan secara rutin dari Senin sampai Jumat).
Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan, sejak memimpin Kabupaten Musi Banyuasin, dirinya berkomitmen memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat Musi Banyuasin dan pelaku usaha/investor dengan memberikan pelayanan mudah cepat dan berbantuan dengan inovasi SAJI (Siap Antar Jemput Izin).
“Kami akan terus memberikan pelayanan publik yang terbaik kepada seluruh masyarakat Muba dan saya juga menginstruksikan kepada seluruh Kepala PD Muba untuk terus memberikan layanan publik agar terus bekerja dengan profesional, berikan pelayanan terbaik kepada warga,” katanya.
Dengan inovasi SAJI, masyarakat tidak perlu lagi meluangkan waktu datang ke kantor DPMPTSP untuk mengurus izin. Jika semua persyaratan dinyatakan lengkap petugas akan menjemput dan mengantar kembali izin yang diajukan oleh pemohon.(bas)
Loading...