BATURAJA, fornews.co – Sejak diberlakukannya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) khususnya sekolah menengah, menuntut bagi lembaga pendidikan tersebut untuk menyediakan komputer dalam jumlah besar sebagai sarana melaksanakan ujian akhir sekolah.
Kepala Sekolah SMPN 2 Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU), Yulmitati mengaku pihaknya kekurangan koputer mencapai 90 unit. Hal ini menurutnya, sebagai angka ideal untuk melayani siswanya yang akan melaksanakan UNBK mecapai 425 siswa.
Untuk memenuhi kekurangan tersebut, Gubernur Sumsel, H Herman Deru memberikan bantuan komputer lima unit komputer sebagai bentuk pemenuhan janji pada saat menghadiri reuni akbar SMPN 2 mendapat keluhan sekolah ini kekurangan komputer untuk melaksanakan UNBK.
“Selama ini kami masih menumpang untuk melaksankan UNBK. Dengan adanya bantuan ini, Insyallah kami (SMPN 2 Baturaja) bisa melaksankan UNBK di tempat sendiri,” katanya usai menerima pemberian bantuan komputer yang diserahkan oleh Kabid SMA Dinas Pendidikan Sumsel, Bonny Syafrian, Rabu (09/01).
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan komputer ini, setidaknya bisa membantu untuk melaksanakan UNBK,” imbuh Yulmitati.
Sementara, Bonny Syafrian mengapresiasi SMPN 2 berani untuk melaksankan UNBK, walaupun masih menumpang di sekolah lain.
“Ini nilai plus, karena di Palembang, saja masih banyak sekolah tidak sanggup menerapkan UNBK. Sekolah ini sudah ada upaya ke sana (UNBK), jadi kami sangat menyambut baik dan berterima kasih,” tuturnya.
Kesempatan ini, dirinya mengaku dipercaya menyerahkan bantuan komputer dari Gubernur tersebut. “Semoga ini bisa menjadi rangsangan, khusunya bagi para alumni,” tandas Bonny. (gus)

















