PALEMBANG, fornews.co-Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel, Junaidi menyatakan, munculnya isu adanya dugaan pungutan liar (pungli) pada seleksi Panwascam se-Kabupaten Ogan Ilir (OI) seperti yang dilaporkan sekelompok pihak, sama sekali tidak benar.
“Memang ada laporan dari masyarakat terkait dugaan pungli yang dilakukan Panwas OI, dari aksi sekelompok pihak. Mereka minta klarifikasi dan kemudian melakukan demo lanjutan meminta kejelasan tersebut. Kami juga sudah menindaklanjuti isu tersebut dengan mengundang Panwas OI,” ujar Junaidi, di Kantor Banwaslu Sumsel, Kamis (30/11).
Setelah berbicara langsung dengan Panwas OI dan Panwascam se-Kabupaten OI, jelas Junaidi, ternyata isu tersebut tidak benar. “Kami tidak bisa menindak lanjuti laporan itu, karena hanya melampirkan rekaman dan print out percakapan saja,” jelasnya.
Junaidi melanjutkan, bukan wewenang mereka untuk menanggapi laporan masyarakat tersebut ke Polda dan DKPP terhadap adanya dugaan pungli itu. “Kalau itu bukan wewenang kita, jadi kita tunggu saja hasilnya. Kami bukan tidak mau mengklarifikasi. Karena surat tersebut tidak mencantumkan alamat, tandatangan dan stempel,” tukasnya.
Ketua Panwaslu OI, Idris menuturkan, bahwa seleksi Panwascam se OI yang diduga ada uang pelicin itu tidak benar, karena semua sudah sesuai aturan yang berlaku. Terhadap adanya aksi demo masyarakat, pihaknya sudah melakukan klarifikasi ke Bawaslu Sumsel Rabu (30/11). “Atas laporan itu, kami juga tidak langsung serta merta melakukan klarifikasi. Tapi kami harus berkoordinasi dengan Bawaslu,” tuturnya.
Sementaram Anggota Panwascam Payaraman Arif Budimansyah, yang mewakili Panwascam se-OI mengatakan, selama mengikuti proses seleksi secara utuh dan tahu persis bagaimana seleksi tersebut, jelas tidak ada pungutan biaya apapun. Apalagi adanya uang pelicin.
“Kami berani tegaskan itu tidak benar. Kami Panwascam se- OI merasa tersinggung dengan adanya isu-isu yang beredar selama ini. terhadap adanya rekaman yang beredar dan sengaja disebarkan orang-orang yang tak bertanggung jawab, kami nyatakan bahwa rekaman itu tidak benar,” katanya.
Budi juga menegaskan, kalau Panwascam se –OI solid dan kondusif. Serta siap melaksanakan pengawasan terhadap Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel 2018, Pemilu DPD, DPR, DPRD dan Pemilu Presiden 2019. (tul)

















