
BATURAJA-Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ulu (OKU), memberi kemudahan bagi masyarakat untuk menyampaikan pengaduan/laporan serta mengakses informasi yang berbasis online. Informasi tersebut bernama SOS atau Save Our Self (selamatkan jiwa kami).
“Aplikasi ini akan kita buat semudah mungkin khusus untuk masyarakat, sehingga keamanan dan ketertiban bisa diwujudkan melalui genggaman. Kami dari kepolisian juga dapat cepat menangani atau menindaknya,” ungkapnya.
Kendati demikian, jelas Leo, sistem pelayanan yang mengandalkan teknologi internet tersebut, saat ini belum bisa diakses masyarakat (lounching) karena masih dalam proses pembuatan. SOS ini juga akan diuji cobakan ke internal terlebih dulu. “Kita tidak mau terburu-buru. SOS ini harus dimaksimakan dulu, mulai dari sistem penggunaan, perawatan hingga pada sistem kerjanya. Jika benar-benar sudah siap baru di lounching dan masyarakat bisa langsung mendownload tanpa kendala,” terangnya.
Pada kesempatan ini, Kapolres menyebutkan kekuatan yang dimiliki untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat 1 berbanding 580 (1:580). Ada 604 personel polisi terbagi pada Polres, 11 Polsek dan 4 Subsektor. “Jelas jumlah anggota jauh dari kata ideal. Karenanya, berbagai upaya kita lakukan untuk pelayanan maksimal salah satunya sistem layanan online (SOS),” tukasnya. Kondisi tiga bulan terakhir, wilayah OKU, kondusif meski kejahatan meningkat. Namun diiringi dengan ungkap kasus yang meningkat pula. (ibr)
















