LAHAT, fornews.co – Ketegangan terasa di Stdaion Gelora Serame, Sabtu (12/01) saat panitia mengumumkan peserta Festival Golden Eleven All Star Tour Sumatra Selatan Alex Noerdin Cup 2019 yang terpilih mewakili Kabupaten Lahat ke Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring untuk mengikuti coaching clinic bersama Ronaldinho, 31 Maret mendatang. Namun begitu empat nama disebutkan panitia, suasana justru berubah haru.
Dua pemain U12 yaitu Dafa Rafindo dari SSB Merapi dan Arya Pratama dari SSB Porsido seakan tak percaya mereka bisa terpilih dari ratusan peserta lainnya. Saat Ketua Panpel Alex Noerdin Cup Eddy Sofyan memasangkan rompi keduanya hanya bisa menutup muka dengan kedua tangannya dan menangis. Sementara pemain kategori U14 yang terpilih adalah Andre dan Rifky yang berasal dari SSB Porsido.
Difo saat dibincangi mengatakan, sangat bahagia dan tidak menyangka bisa terpilih menjadi salah satu dari empat pemain terbaik mewakili Lahat.
“Saya menangis sebab senang sekali, sangat senang. Saya bisa bertemu dengan Ronaldinho,” ucapnya.
Menurut Difo, memiliki kesempatan bertemu dengan salah satu pemain terbaik dunia, akan dimanfaatkannya untuk belajar secara langsung. Selama ini, aksi Ronaldinho hanya bisa dinikmatinya di layar televisi. Sehingga bisa bertemu langsung membuat perasaannya begitu bahagia.
Sementara itu, wakil terpilih lainnya Arya Pratama menambahkan, dia sangat senang sekali terpilih menjadi empat pemain terbaik di Lahat. Bukan terlahir dari keluarga sepak bola, ia punya cita-cita yang tinggi untuk menjadi pemain profesional dan membela timnas nantinya.
Buah hati pasangan Maryadi dan Sri Rahayu ini mengatakan, dirinya sangat terharu karena berkesempatan bertemu langsung dengan Ronaldinho.
“Kalau bertemu Ronaldinho saya akan berfoto, minta tanda tangannya dan juga belajar dari Ronaldinho dan mantan pemain timnas,” ujarnya.
Sri Rahayu ibu dari Arya Pratama menambahkan, sangat tidak menyangka jika anaknya bisa terpilih menjadi salah satu dari empat pemain terbaik di Lahat. Suaminya yang keseharian bekerja sebagai buruh, tengah bekerja saat anaknya ikut festival dan coaching clinic.
“Dia (bapak Arya) pasti sangat senang, ini kabar baik. Sekarang suami saya tengah bekerja mengambil pasir,” ucapnya.
Dia berharap, anaknya kelak dapat berhasil di dunia sepak bola. Sebab menjadi pemain sepak bola telah menjadi hobinya dan ingin menekuni jalan itu. “Kami sebagai orang tua tentu mendukung kemauan anak selama itu positif,” tegasnya. (ije)

















