PALEMBANG- Hanya gara-gara tidak dipinjamkan senjata api (senpi), Junaidi (31) hampir saja terluka akibat lemparan senjata tajam jenis bayonet milik Feri, tetangganya sendiri.
Lemparan bayonet tersebut hanya mengenai jari kelingking tangan kiri adiknya Arpandi (19), yang sedang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) hingga mengalami luka robek. Tak hayal atas kejadian ini Junaidi melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT),Jumat (16/9).
Dihadapan petugas, warga Jalan Faqih Usman, Lorong Prajurit Nangyu, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I ini mengungkapkan, kejadian bermula pada saat Feri mendatangi rumahnya, pada Selasa (13/9). Dimana, terlapor ingin meminjam pistol kepadanya untuk jaga diri. Namun permintaan Feri ditolak Junaidi, dikarenakan tidak memiliki pistol yang dimaksud oleh terlapor, dirinya mengindahkan permintaan Feri namun pelaku tidak percaya.
“Pada malam harinya Feri datang lagi tapi istri yang menghadapinya, karena saya tidak mau cari ribut, saya bersembunyi.Besoknya dia datang lagi dan sambil marah-marah dan menendang dinding kamar,” ujarnya.
Merasa harga diri sudah dinjak-injak dan terdesak, akhirnya kesabarannya Junaidi habis, hingga tersulut emosi dan menerima tantangan Feri untuk berkelahi. “Dia menantang saya untuk betujahan, saya ambil parang. Tapi, masih dipegangi oleh istri saya,” ungkapnya.
Mendengar adanya kegaduhan dirumahnya, lanjut Junaidi keluarga terlapor menarik Feri keluar dari dalam rumahnya, agar keributan tersebut tak sampai berlarut-larut. Namun, pelaku masih sempat melemparkan pisau jenis Bayonet sehingga terkena adiknya dan mengalami luka.”Adik saya luka pak saya tidak senang, semoga pelaku cepat ditangkap,” terangnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan korban dan akan segera ditindaklanjuti. “Saat ini Unit Pidum Satreskrim sedang melakukan penyelidikan,” kata Maruly. (tul)

















