JOGJA, fornews.co — Band hard rock asal Amerika Serikat, Ugly Kid Joe, dijadwalkan tampil di panggung JOGJAROCKARTA 2025 di Stadion Kridosono, Sabtu, 6 Desember.
Kemunculan Ugly Kid Joe menjadi salah satu kejutan besar dalam edisi terakhir festival rock internasional yang telah berlangsung sejak 2017.
Vokalis Ugly Kid Joe, Whitfield Crane, mengaku antusias dapat tampil di Jogjakarta untuk pertama kalinya.
“Kami bahagia bisa berada di sini. Orang-orangnya ramah dan penuh senyum,” ungkapnya kepada fornews.co, Jum’at, 5 Desember.
Pengumuman bergabungnya Ugly Kid Joe ke dalam lineup diumumkan penyelenggara pada Maret lalu. Band ini akan tampil bersama Helloween.
Kabar tersebut langsung disambut meriah penggemar rock dan metal Indonesia, mengingat Ugly Kid Joe memiliki basis fans yang solid sejak era 1990-an.
Festival rock skala internasional ini akan menghadirkan sederet nama besar, antara lain Loudness (Jepang), Anthrax (AS), The HU (Mongolia), dan Ugly Kid Joe (AS).
Sedangkan dari dalam negeri, antara lain Jamrud, Banhasir, Kaisar, Andromedha, dan Rolland Band.
Pendiri Rajawali Indonesia sekaligus penggagas JOGJAROCKARTA, Anas Alimi, menyampaikan bahwa festival edisi kedelapan ini menjadi penutup perjalanan panjang JOGJAROCKARTA.
“JOGJAROCKARTA bagi kami sudah cukup. Kami tidak bisa melawan waktu. Ini keputusan berat, tetapi festival ini harus undur diri,” ujarnya saat konferensi pers di Kotabaru, Jum’at.
Dengan mengusung tema “The Majesty of Rock, Crowned in Jogja”, Anas menjelaskan pihaknya ingin memberikan panggung paling megah sebagai penutup.
Band-band yang tampil disebut sebagai musisi yang layak menyandang “mahkota” terakhir JOGJAROCKARTA.
“Karena ini terakhir, levelnya harus naik. Tidak boleh turun,” tegasnya.
CEO Rajawali Indonesia, Tovic Raharja, mengungkapkan gelaran tahun ini juga memuat misi kemanusiaan.
Pihak festival membuka lelang gitar bertanda tangan Scott Ian, ikon thrash metal dari band Anthrax.
Seluruh hasil lelang akan disalurkan untuk korban banjir bandang dan longsor di Sumatra dan Aceh.
“Kami ingin memberi kontribusi di tengah duka saudara-saudara kita di Sumatra dan Aceh,” terangnya.
Whitfield Crane menegaskan bahwa tampil di Jogja menjadi pengalaman pertama bagi Ugly Kid Joe.
“Energi semua orang di sini baik sekali. Saya menikmati suasananya dan bersyukur bisa datang,” ungkapnya.
Crane mengaku pernah mengunjungi Indonesia saat tampil di Bali pada 1993 dan 2017.
JOGJAROCKARTA 2025 diperkirakan menjadi penutup megah bagi salah satu festival rock paling berpengaruh di Indonesia.

















