YOGYAKARTA, fornews.co—Pemerintah Kota Yogyakarta menargetkan vaksinasi Covid-19 terhadap tenaga kesehatan di Kota Yogyakarta rampung pada akhir Februari 2021.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Emma Rahma Aryani, dalam jumpa pers di Balai Kota Yogyakarta, Rabu (17/2/2021).
“Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk tenaga kesehatan tahap pertama kini sudah dalam penyuntikan dosis yang kedua. Jadi, harapannya akhir Februari semua tenaga kesehatan di fasilitas layanan kesehatan di Kota Yogyakarta sudah divaksinasi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogya.
“Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap satu untuk tenaga kesehatan sudah masuk penyuntikan dosis kedua.”
Vaksinasi terhadap tenaga kesehatan pada tahap satu dosis pertama per 13 Februari 2021 sudah mencapai 99,81 persen dan 62 persen untuk penyuntikan dosis kedua.
Meski ada 972 tenaga kesehatan tertunda vaksinasi karena menyusui, hipertensi, diabetes, dan sebab lain, dari data sementara tercatat sebanyak 9.710 orang yang akan divaksinasi Covid-19, termasuk melakukan vaksinasi kepada tenaga kesehatan lanjut usia yang diperkirakan sebanyak 245 orang.
“Kami juga sudah melakukan vaksinasi kepada tenaga kesehatan lanjut usia yang masih bekerja sekitar 245 orang,”papar Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Emma Rahma Aryani.
Pihaknya juga masih menyisir tenaga kesehatan tertunda vaksinasi guna menyesuaikan distribusi vaksin.
Dijelaskan, tenaga kesehatan yang ditunda menerima vaksin karena dalam aturan awal kelompok tersebut tidak boleh divaksin Covid-19.
Namun, imbuh Pejabat Dinas Kesehatan itu, untuk kelompok lansia, penyintas Covid-19, menyusui, dan memiliki komorbid, diperbolehkan vaksinasi Covid-19 setelah adanya surat edaran dari Kementerian Kesehatan.
“Kelompok itu boleh divaksin dengan beberapa catatan. Bagi yang memiliki hipertensi dapat divaksin asal tekanan darah di bawah 180/110—dalam arti—terkontrol perawatan atau pengobatan. Bagi yang memiliki diabetes dapat divaksin Covid-19, sepanjang belum ada komplikasi akut,” jelasnya.
Bagi penyitas Covid-19, lanjut Kepala Dinas Kesehatan Yogya, dapat divaksin Covid-19 dengan syarat setelah sembuh tiga bulan.
Dalam percepatan vaksinasi itu, Pemerintah Kota Yogyakarta menambah tenaga kesehatan yang dilatih menjadi vaksinator.
“Sekarang sedang berjalan pelatihan vaksinator untuk 300 tenaga kesehatan dari rumah sakit yang selama ini belum dapat pelatihan,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Yogya, “misalnya, rumah sakit khusus ibu dan anak.”
Tenaga kesehatan yang dilatih menjadi vaksinator itu karena semua fasilitas layanan kesehatan di Kota Yogyakarta sementara belum bisa melayani vaksinasi Covid-19.
Saat ini ada 31 fasilitas layanan kesehatan di Kota Yogyakarta yang ditunjuk untuk melayani vaksinasi Covid-19. (adam)

















