SEKAYU, fornews.co – Ada yang spesial dan hal yang sangat jarang terjadi, pada peringatan Nuzulul Quran sekaligus Tasyakuran Masjid Jami’ Al Muttaqin di Desa Pangkalan Bulian, Kecamatan Batanghari Leko, Kamis (28/4/2022).
Mengapa sangat spesial, karena Wakil Bupati (Wabup) Musi Rawas Utara (Muratara), Ahmad Hinayatullah, hadir pada malam itu kapasitasnya justru menjadi seorang penceramah. Tentu ini bukan secara tiba-tiba, namun Ahmad Hinayatullah memang merupakan seorang ustadz.
Plt Bupati Muba, Beni Hernedi yang hadir bersama Ustadz Ahmad Hinayatullah mengatakan, masjid atau rumah ibadah lain yang sudah dibangun hasil inisiatif gotong royong masyarakat setempat, jangan hanya ditempati untuk ibadah sholat secara berjamaah saja. Namun untuk kegiatan sosial keagamaan lainnya.
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Muba itu melanjutkan, ketika masjid tidak diramaikan dengan kegiatan keagamaan, baik ibadah secara vertikal berhubungan langsung dengan Allah SWT, maupun ibadah secara horizontal yang berkaitan dengan manusia sebagai makhluk sosial, maka semua akan menanggung dosanya secara sosial atau istilah agamanya kewajiban Fardhu Kifayah.
“Saya apresiasi kegiatan yang diinisiasi langsung masyarakat dan diundang langsung. Alhamdullilah ini seperti Safari Ramadan, untuk menyemarakkan dan mengisi kegiatan-kegiatan dengan syiar Islam. Juga sebagai wadah silaturahmi Pemkab Muba dengan semua elemen masyarakat, serta menyerap aspirasi guna mengetahui situasi dan kondisi masyarakat,” ujar Beni, usai menandai peresmian Masjid Jami’ Al Muttaqin dengan melakukan pemukulan bedug.
Ketua Pelaksana Pembangunan Masjid Jami’ Al Mutaqqin, Khiyai Ahmad Mutohar mengungkapkan, pembangunan masjid ini berkat serasan sekate masyarakat Desa Pangkalan Bulian.
“Dengan modal awal sebesar Rp3,5 juta, setelah dirinci dan sudah hampir 80 persen selesai, sudah menelan biaya sebesar R 3,4 Milyar. Pembangunan masjid ini sudah memasuki tahun keempat,” ungkap dia.
“Kami berharap Pak Beni senantiasa memberi dukungan kami dalam membina kepengurusan masjid ini. Dinamakan Masjid Jami’ Al-Mutaqqin, diharapkan masjid ini bisa jadi tempat sebagai pemersatu umat masyarakat disini,” sambung dia.
Sementara, Ustad H Ahmad Hinayatullah dalam ceramahnya menyampaikan, ada pesan Nabi Muhammad SAW, bahwa akan datang satu masa di tengah umat ku, dimana Islam penduduk paling banyak, pembangunan masjid bertabur dimana-mana, tapi sayang isinya tidak ada.
“Inilah yang dinamakan tidak memakmurkan masjid. Maka sia-sialah kalau sudah membangun fisiknya, namun tidak dimakmurkan,” kata dia.
Peringatan Nuzulul Quran ini, jelas Hinayatullah, diartikan bagaimana agar Alquran dijadikan pedoman dan tuntunan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kedepan mari kita ingatkan diri untuk turunkan seluruh isi dari Al-quran untuk diterapkan dalam berkehidupan,” tandas dia.
Tak lupa, Beni Hernedi menyerahkan bantuan dana sebesar Rp 5 juta untuk pembangunan WC kantor SD IT Pondok Pesantren Bahrul Wahda, Desa Pangkalan Bulian. Lalu simbolis menyerahkan bantuan program ASN Muba Peduli berupa 50 paket sembako untuk masyarakat Desa Pangkalan Bulian. (aha)

















