JAKARTA, fornews.co – Penambahan kasus positif COVID-19 di Indonesia Selasa 9 Juni 2020 hingga pukul 12.00 WIB mencatatkan angka tertinggi yaitu 1.043. Sebelumnya, angka peningkatan kasus positif yang cukup tinggi juga tercatat pada Kamis (21/05) sebanyak 973 dan Sabtu (23/05) sebanyak 949, serta Sabtu (06/06) sebanyak 993.
Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 dr Achmad Yurianto mengatakan, jumlah spesimen yang diperiksa sebanyak 16.181 sehingga total spesimen yang diperiksa 429.161. Dari pemeriksaan tersebut jumlah konfirmasi kasus positif COVID-19 bertambah sebanyak 1.043 sehingga total menjadi 33.076.
“Jumlah ini sebarannya tidak merata di seluruh Indonesia. Sebaran terbanyak di DKI Jakarta sebanyak 232 kasus baru. Lalu di Jawa Timur ada 220 kasus baru. Kemudian kasus baru di Sulawesi Selatan ada 180, Kalimantan Selatan 91, Sulawesi Utara 41,” ujar Yuri dalam konferensi pers di Media Center Gugus Tugas Nasional di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (09/06).
Yuri menerangkan, ada 17 provinsi yang hari ini melaporkan kasus baru di bawah 10 di mana 7 di antaranya tidak ada laporan kasus baru. Adapun 7 daerah nihil kasus positif baru yaitu Aceh, Bengkulu, Jambi, Kepulauan Riau, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
“Untuk kasus sembuh bertambah 510 sehingga total 11.414. Sedangkan pasien positif COVID-19 yang meninggal bertambah 40 sehingga total 1.923,” tuturnya.
Kemudian untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang masih dipantau ada sebanyak 38.394 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih diawasi ada 14.108 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 422 kabupaten/kota terdampak di Tanah Air.
Menyikapi masih terjadinya penularan COVID-19, Yuri mengingatkan kembali kepada masyarakat untuk disiplin terhadap kebiasaan baru, seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menggunakan masker dan menjaga jarak. (ije)
Data Kasus Positif COVID-19 di Indonesia 9 Juni 2020
- Aceh 20 kasus (+ 0)
- Bali 608 kasus (+ 14)
- Banten 1.061 kasus (+ 15)
- Bangka Belitung 121 kasus (+ 19)
- Bengkulu 92 kasus (+ 0)
- DI Yogyakarta 249 kasus (+ 2)
- DKI Jakarta 8.355 kasus (+ 232)
- Gorontalo 139 kasus (+ 5)
- Jambi 103 kasus (+ 0)
- Jawa Barat 2.448 kasus (+ 25)
- Jawa Tengah 1.674 kasus (+ 32)
- Jawa Timur 6.533 kasus (+ 220)
- Kalimantan Barat 234 kasus (+ 24)
- Kalimantan Timur 351 kasus (+ 13)
- Kalimantan Tengah 522 kasus (+ 18)
- Kalimantan Selatan 1.438 kasus (+ 91)
- Kalimantan Utara 170 kasus (+ 1)
- Kepulauan Riau 228 kasus (+ 0)
- Nusa Tenggara Barat 830 kasus (+ 8)
- Nusa Tenggara Timur 103 kasus (+ 0)
- Sumatra Selatan 1.188 kasus (+ 30)
- Sumatra Barat 645 kasus (+ 19)
- Sumatra Utara 618 kasus (+ 11)
- Sulawesi Selatan 2.194 kasus (+ 180)
- Sulawesi Utara 551 kasus (+ 41)
- Sulawesi Tenggara 263 kasus (+ 4)
- Sulawesi Tengah 159 kasus (+ 0)
- Sulawesi Barat 94 kasus (+ 0)
- Lampung 148 kasus (+ 3)
- Riau 120 kasus (+ 2)
- Maluku Utara 190 kasus (+ 4)
- Maluku 315 kasus (+ 8)
- Papua Barat 183 kasus (+ 4)
- Papua 1.108 kasus (+ 18)
- Dalam proses verifikasi lapangan 21 kasus

















