PALEMBANG, Fornews.co – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Sumsel meminta warga Sumsel untuk melaksanakan ibadah salat Idul Fitri dirumah masing-masing. Pasalnya, pandemic Virus Corona atau COVID-19 terus mengalami peningkatan hingga saat ini.
Tercatat, Kamis (14/05) terjadi penambahan orang terkonfirmasi positif yakni sebanyak 119 orang, sehingga total kasus sampai saat berjumlah 441 orang.
Kepala Kanwil Kemenag Sumsel, M Alfajri Zubidi mengatakan salat dirumah merupakan anjuran pemerintah pusat mengingat saat ini wabah COVID-19 terus mengalami peningkatan. Karena itu, untuk mengantisipasi penyebarannya anjuran ini sebaiknya diterapkan.
“Jadi kami minta warga yang melaksanakan salat Idul Fitri dirumah saja bersama keluarga,” katanya, Kamis (14/05).
Ia menambahkan, bagi kepala rumah tangga maka mulailah belajar untuk menjadi imam dan khatib, dimana, tata cara pelaksanaan dapat dipelajari dibuku panduan atau dapat juga melalui internet. “Ini demi mencegah penyebaran COVID-19 di Sumsel,” tutupnya.
Sementara itu, Gubernur Sumsel, Herman Deru menambahkan, pihaknya tidak pernah melarang umat beragama untuk melaksanakan ibadah mereka. Namun, ditengah wabah COVID-19 ini diimbau untuk melaksanakan ibadah dirumah saja. Apalagi, nantinya akan ada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan diterapkan di dua daerah yakni Palembang dan Prabumulih.
“Jadi kami meminta untuk sementara ini ibadah dulu dirumah,” singkatnya.
Untuk diketahui, Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumsel, total terkonfirmasi positif yakni sebanyak 441 orang, sedangkan untuk kasus terkonfirmasi sembuh yakni sebanyak 73 orang, dan kasus meninggal akibat COVID-19 yakni sebanyak 10 orang. (lim)

















