PALEMBANG, fornews.co – Menteri Hukum dan HAM (MenkumHAM) Yasonna H Laoly memberikan pembekalan orientasi kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil KemenkumHAM) Sumatra Selatan dan Bangka Belitung di Griya Agung, Palembang, Rabu (18/04).
Yasonna H Laoly menaruh harapan besar kepada CPNS yang berhasil masuk, untuk menjadi agen pembaharu di Kemenkumham. Para CPNS ini, menurutnya adalah generasi muda pilihan, mewakili jumlah dari orang-orang yang telah ada di Kemenkumham.
“Itu adalah jumlah yang sangat besar, jumlah yang bisa memengaruhi budaya birokrasi di Kemenkumham. You are winners, kamu adalah orang-orang terpilih, dan kamu harus menunjukkan bahwa kamu (CPNS Kanwil Kemenkumham) memang benar-benar orang terpilih bukan hanya saat ini saja tetapi untuk seterusnya, kamu harus tunjukkan,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu juga, Yasonna secara tegas mengingatkan para CPNS untuk tidak terlibat dengan narkoba. Jika sampai kedapatan CPNS yang terlibat, dirinya tidak segan-segan untuk melakukan tindakan tegas.
“Jangan pernah bersentuhan dengan barang haram itu. Jadilah pembaharu jangan pernah mau terlibat. Laporkan kepada saya, kalau ada rekan kerjamu, seniormu melakukan perbuatan melawan hukum tersebut. Saya akan melindungimu dan saya minta kamu stay clean,” tegasnya.
Sementara itu, terkait proses seleksi CPNS yang dilakukan Kemenkumham, ini adalah murni, bersih, transparan dan bebas pungutan. Bahkan, proses seleksi CPNS tersebut telah menjadi rujukan bagi Kementerian – Kementerian lain karena Kemenkumham yang pertama melakukannya.
“Kita (Kemenkumham) mendapatkan penghargaan dari Kemenpan yang mengatakan seleksi CPNS Kemenkumham best of the best. Berarti kehadiranmu (CPNS) di sini melalui seleksi-seleksi yang benar terpilih, bersih. Oleh karena kamu, kami terima dengan bersih tanpa pungutan apa pun, maka saya punya hak moral untuk menuntut kamu tetap bersih,” tuturnya.
“Kita harus menjadi birokrasi yang melayani, birokrasi yang bersih dan berwibawa, birokrasi yang menjadi tempat anak-anak cerdas yang bersih untuk melayani bangsa ini. sebab kita berkompetisi dengan bangsa-bangsa lain di dunia,” imbuhnya.
Di sisi lain, Yasonna H Laoly pada kesempatan ini memuji kepemimpinan Gubernur Sumsel Alex Noerdin. Menurutnya, prestasi demi prestasi yang ditorehkan oleh Pemerintah Provinsi Sumsel benar-benar membanggakan. Mulai dari Ligh Rail Transit (LRT) yang sudah mendahului Jakarta dan pembangunan rumah sakit berkelas international. “Dalam hidup kita, kita harus meninggalkan legacy jejak terbaik di mana kita ditempatkan, dan Gubernur Sumsel sudah menorehkan itu,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Sumsel Alex Noerdin di hadapan Yasonna dan para CPNS, menjual Provinsi Sumsel dengan memaparkan keunggulan-keunggulan Sumsel, mulai dari progres kesiapan menjadi tuan rumah Asian Games 2018 hingga kemajuan infrastruktur.
“Selamat datang di Provinsi Sumsel tuan rumah Asian Games 2018. Modal utama yang kami miliki adalah zero conflict, tidak adanya kerusuhan antaretnis, budaya, bahkan yang paling sakral adalah agama. Tidak ada di seluruh dunia, tapi kami di Provinsi Sumsel membangun rumah ibadah dari enam agama berbeda dibangun secara berdampingan,” paparnya.(bas)

















