PALEMBANG, fornews.co – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumsel menggelar Rapat Kerja Provinsi, di Hotel Swarna Dwipa Palembang, 27-28 Januari 2018. Event bertajuk Optimalization to Excellence tersebut dibuka langsung Wakil Ketua V KONI Sumsel, H Ahmad Yusuf Wibowo.
Yusuf yang juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel ini mengatakan, IMI mempunyai kekuatan sangat besar dalam memfasilitasi olahraga industri dengan pemerintah. IMI juga punya kapabilitas dalam mengimplementasikan pariwisata dan olahraga serta kompetisi standar internasional yang mempunyai nilai profit.
“Dak main-main IMI ini tangguh luar biasa. Enam kejurda sudah disiapkan di 2018, meliputi reli, drag, serta offroad,” kata Yusuf usai pembukaan Raker IMI Sumsel, Sabtu (27/1/2018).
Pria yang juga atlet terjun payung ini menambahkan, selama 2018 kegiatan di Sumsel sangat padat. “Sumsel tuan rumah Asian Games dan sekarang masuk level lima (test event), kemudian LRT, kawasan ekonomi khusus, serta paling strategis pilkada baik gubernur walikota maupun bupati,” tukas dia.
Menurut Yusuf, IMI Sumsel mempunyai anggota sangat banyak. Contoh kecil komunitas vespa saja sudah sangat baik.
“Kami sangat kagum dengan IMI yang bisa menyatukan inspirasi komunitas di Sumsel. Kita harus mengupgrade diri harus menyesuaikan kaum milineal. Inilah yang kita akomodasi,” tandas dia.
Sementara Pathi Ridwan selaku Ketua Panitia Pelaksana mengatakan, Rakerprov merupakan tindak lanjut dari Musprov tahun lalu. “Raker ini dilakukan setiap tahun. Pertemuan ini disamping silaturahmi juga untuk mengagendakan even jangan sampai nanti bertabrakan. Inilah fungsi Raker untuk melihat agenda IMI baik dengan tetangga dan juga nasional,” timpal Kabid Pariwisata IMI Sumsel ini.
Ketua Harian IMI Sumsel Hilindia mengatakan, tahun 2018 bakal ada 56 event atau hampir setiap bulan ada 3 hingga 4 kegiatan. “IMI mewajibkan Rakerprov setahun sekali minimal. Rakerprov akan menyusun kalender 14 kegiatan di antaranya tidak bisa melaksanakan kejurda,” timpal dia.
Ditambahkan Hilindia, untuk keanggotaan IMI sudah bisa dilakukan secara online. “Masyarakat bisa buka aplikasi di IMI online. IMI juga sudah melakukan kerja sama dengan Korlantas kerja sama masalah safety, jadi merupakan pelaksanaan apa yang diprogramkan Mabes Polri keselamatan lalu lintas. Wisata sosial dan safety adalah prioritas kalau olahraga sudah berjalan 114 tahun lalu atau mulai 1906 waktu itu Javashe Motor Club,” tukas dia. (ije/rel)

















