
PALEMBANG- Wakil Gubernur Sumatera Selatan H Ishak Mekki menyatakan, kejuaraan Pencak Silat antar pelajar SMP/MTs dan SMA/SMK/MA se-Kota Palembang tahun 2017 ini, sebagai ajang penjaringan serta peningkatan prestasi Atlet Pencak Silat Sumsel menghadapi event yang lebih tinggi baik regional maupun nasional.
“Selain untuk prestasi, ini wujud realisasi pembinaan prestasi olahraga Sumsel khusus dilingkungan pelajar, sebagai langkah awal rekrutmen atlet dan pelatih, serta sebagai penggerak kalangan pelajar untuk berolahraga sehingga terhindar dari bahaya Narkoba,” ujarnya, saat membuka kejuaraan Pencak Silat antar pelajar SMP/MTs dan SMA/SMK/MA se-Kota Palembang tahun 2017, di gedung serbaguna SMA Negeri 5 Palembang, Kamis (05/01).
Ishal Mekki mengungkapkan, pencak silat merupakan warisan budaya Indonesia yang sudah tumbuh dan berkembang ke manca negara. Seni beladiri ini, secara luas dikenal di Indoensia, Malaysia, Brunei, Singapura, Filipina, dan Thailand sesuai penyebaran suku bangsa melayu nusantara. “Ini semua salah satunya berkat peranan para pelatih Indonesia, sehingga dunia telah mengenal olahraga Pencak Silat. Selamat bertanding dengan berpegang tuguh pada nilai luhur olahraga agar dapat mempersembahkan prestasi terbaik,” ungkapnya.
Kontingen kejuaraan pencak Silat ini diikuti 73 sekolah, terdiri dari 26 kontingen SMP/MTs, dan 47 Sekolah kontingen SMA/SMK/MA se-Kota Palembang. Total peserta sebanyak 401 orang terdiri dari peserta SMP/MTs sebanyak 164 orang, peserta SMA/SMK/MA sebanyak 237 orang, serta jumlah Official dan Manager sebanyak 136 orang.
Masing-masing kategori dalam kejuaraan ini memperebutkan Piala tetap, Piagam penghargaan dan uang pembinaan. Selain itu, bagi pesilat terbaik putra dan putri juga diberikan Piala tetap, piagam penghargaan dan uang pembinaan. (tul)

















