MUARADUA, fornews.co – Pemukinan warga Desa Ujan Mas, Kecamatan Sungai Are, Kabupaten OKU Selatan, Sabtu (20/04) sekitar pukul 14.00 WIB kembali menerjang pemukiman setempat. Terjangan air bah di desa setempat, hampir setiap tahun terjadi terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.
“Bagaimana tidak was – was kalau tiba – tiba airnya datang seketika. Ini memang sudah langganan setiap tahunnnya banjir seperti ini. Terutama saat hujan dengan intensitas tinggi seperti siang tadi,” tutur Evan (32) warga setempat.
Dikatakannya, masyarakat setempat sangat menyayangkan pihak pemerintah tidak kunjung merespon pembangunan box culvert di jalan poros provinsi yang melintas di desa tersebut.
“Coba kalau dibangun box culvert menggantikan gorong – gorong yang telah berusia puluhan tahun itu. Mungin air bah yang datang dari hulu tidak akan masuk ke pemukiman warga desa. Kalu seperti ini jelas membahayak. Terutama pemukiman yang dekat dengan aliran anak sungai ini, ” katanya.
Memang, kata dia, tidak ada korban jiwa dala peristiw tersebut. Namun banyak rumah warga yang terancam hanyut dan tergenang luapan air sungai dan bercampur lumpur. “Bukan saja air dan lumpur. Itu, lihat sendiri batu kerikil dan koral bercampur keyu masuk ke rumah,” tambahnya.

Evan kembali menjelaskan jika penyebab utama dari banjir bah tersebut karena aliran anak sungai yang ada sudah mengalami pendangkalan serta kecilnya saluran gorong – gorong dibawah badan jalan poros provinsi tersebut.
“Mungkin penyebab utamanya itu. Besarnya debit air tìdak mampu melintasi masuk gorong – gorong sehingga meluap dan tumpah ke pemukiman, ” katanya.
Sementara Kodrat, S sos, Camat setempat mengatakan, jika pihaknya bersama Babinsa dan Babinkamtibmas telah menijau lokasi yang diterjang banjir bah tersebut.
“Kita sudah ke lokasi. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa hanya saja beberapa unit rumah warga terendam air dan lumpur. Kita juga telah melaporkannya ke BPBD kabupaten , ” katanya.
Kodrat mengimbau kepada masyarkat setempat, untuk tetap selalu waspada. Terutama warga yang berdomisili di dekat aliran anak sungai tersebut, terlebih kata dia, intensitas hujan masih tinggi di wilayah tersebut. (sub)

















