
PALEMBANG,fornews.co-Pasangan Erwin Firnando (27); dan Nami Lugiarni Lugina (22), tak bisa berkutik setelah diamankan Satlantas Polresta Palembang, ketika aksinya membobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di wilayah Rumah Sakit RK Charitas Palembang, Rabu (25/01), diketahui warga.
Dari tangan pasangan yang ternyata warga pendatang ini, petugas Satlantas mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp17,5 juta dan obeng, yang diduga dipakai untuk melancarkan aksinya di mesin ATM tersebut.
“Tersangka Erwin sempat kabur, tapi bisa diamankan anggota. Barang bukti yang kita amankan, yakni uang tunai Rp17,5 juta dan obeng, yang digunakan tersangka. Kedua tersangka dan barang bukti sudah diserahkan ke Polsek Ilir Timur 1 untuk pengembangan,” ungkap Kasat Lantas Haris Barata, Rabu (25/01).
Informasi yang didapat di lapangan, pelaku Erwin Firnando yang tercatat warga Kelurahan Sinar Waya, Kecamatan Adiluwih Kabar, Pringsewu, Lampung dan Lugiarni Lugina, warga Kampung Cibatu, Kelurahan Cibatu, Kecamatan Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat itu, berawal dari kecurigaan warga, yang saat itu melihat pelaku Erwin sedang mengambil uang dengan cara merusak mesin ATM dengan menggunakan obeng kecil.
Saat itu, warga yang melihat cara pelaku Erwin di mesin ATM, langsung meneriaki kawanan tersangka. Ketika mendengar teriakan itu, kedua pelaku langsung keluar dari dalam ATM dan mencoba melarikan diri. Hanya saja, tersangka Lugina berhasil ditangkap warga, sedangkan pelaku Erwin sempat kabur dari areal rumah sakit.
Dua anggota Satlantas Polresta Palembang, Brigadir Dicky Zulkarnain dan Briptu Rahmat Sulaiman yang lagi melakukan patroli siang, dan melihat kejadian tersebut berupaya melakukan pengejaran.
Pelaku Lugina berkilah, hanya diajak oleh pelaku Erwin, yang bertugas sebagai pengawas situasi saja. “Saya tidak tahu caranya membongkar mesin ATM bagaimana,” kilah, mahasiswi PTS di Sukabumi, Jabar itu. (bay)
















