
BATURAJA, fornews.co – Teror yang saat ini selalu mengarah ke kepolisian, membuat Polres Ogan Komering Ulu (OKU), menerapkan kewaspadaan ekstra. Dalam menjalankan tugasnya, Satuan Lalulintas (Satlantas) dibekali senjata laras panjang.
“Ini bukan menakut-nakuti masyarakat. Tapi, lebih kepada mengantisipasi tindakan teror yang saat ini lebih cendrung mengincar pihak kepolisian, dalam artian kita hanya berjaga-jaga agar tidak kecolongan dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap Kapolres OKU, AKBP Ni Ketut Widayana Sulandari melalui KBO Lantas IPTU Marzuni saat menggelar razia, Kamis (20/07).
Marzuni menjelaskan, senjata yang dibekali bagi anggota Satlantas, hanya satu pucuk yang digunakan bergantian. Hal tersebut juga hanya pada waktu menggelar razia. “Penggunaan senjata laras panjang hanya saat kita melakukan razia dan patroli saja, bahkan yang memegang harus mendapat sprint dari pimpinan. Satu kali kegiatan personil yang memegangnya juga bergantian,” terangnya.
Sambung Marzuni, personel hanya puluhan orang, yang memegang senjata api jenis revolver hanya beberapa orang saja. Jika terjadi tindakan teror yang tidak diinginkan pasti personil akan mengalami kewalahan. “Makanya, kita siapkan satu personi untuk berjaga-jaga dan membawa senjata Laras panjang. Masyarakat OKU, juga jangan takut. Ini hanya mengantisipasi teror, bukan untuk menakut-nakuti para pengguna jalan,” pungkasnya. (gus)

















